Kamis, 08 Desember 2011

Menyepakati retribusi penggantian kartu tanda penduduk

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar menyepakati retribusi penggantian kartu tanda penduduk (KTP) sebesar Rp50.000. Nilai yang ditetapkan tersebut di bawah usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Rp75.000.

Ketua Pansus Retribusi Jasa Umum Rahman Pina mengatakan, penetapan retribusi biaya penggantian KTP sebesar Rp50.000 itu diambil setelah melakukan pembandingan di Jakarta dan Bandung. “Tarif biaya penggantian KTP itu cukup murah dibandingkan Jakarta dan Bandung. Retribusi itu lebih rendah dari usulan Pemkot,” ungkapnya kepada media massa, kemarin.

Politikus Partai Golkar ini menjelaskan, dalam hal pelayanan syarat kependudukan dan catatan sipil,Kota Makassar lebih maju dibandingkan Jakarta. “Pembuatan KTP itu gratis, tetapi kan KTP itu hilang atau rusak, jadi ada beban biaya penggantian.Dibandingkan Jakarta dan Bandung, Makassar lebih maju karena menggratiskan pembuatan baru dan tarifnya lebih murah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B Irwan ST menyebutkan, di APBD 2012,alokasi anggaran Dinas Kependudu kan dan Catatan Sipil mengalami kenaikan hingga 100%. Dari hanya Rp6 miliar tahun ini, naik menjadi Rp12 miliar tahun depan. Peningkatan terbesar itu untuk membiayai pengadaan KTP warga. Namun, ke depan Irwan berharap anggaran KTP bisa langsung ke tingkat kecamatan.“ Itu untuk menghindari pungutan liar yang kerap dikeluhkan, terutama saat pembuatan KTP baru,”pungkasnya.

Di sisi lain, Kepala Bagian Keuangan Pemkot Makassar Muhammad Taufik menyebutkan, melalui jenis retribusi jasa umum yang mengatur tentang pungutan retribusi penggantian KTP dan akta catatan sipil lainnya, Pemkot melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tahun depan menargetkan pendapatan Rp5,1 miliar.

“Tahun ini setelah perubahan, total pendapatan dari retribusi penggantian KTP dan akta catatan sipil terealisasi Rp4,112 miliar. Melalui rancangan perda tentang jasa umum yang baru ini, tahun depan kami optimistis pendapatan dari retribusi KTP itu bisa mencapai Rp5,1 miliar,” tandasnya, kemarin.
READ MORE -> Menyepakati retribusi penggantian kartu tanda penduduk

Kamis, 01 Desember 2011

Laju inflasi di Provinsi Sulsel

Laju inflasi di Provinsi Sulsel pada November lalu sebesar 0,22%. Kenaikan harga bahan makanan menjadi faktor pendorong inflasi tersebut.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Bambang Pramono mengatakan, pe-nyumbang inflasi November adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok, tembakau, listrik, air, termasuk perumahan.

Khusus kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau menyumbang 0,37%, sedangkan kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,42%. “Kelompok sandang sebesar 0,73%,” paparnya.
READ MORE -> Laju inflasi di Provinsi Sulsel

Minggu, 06 November 2011

Sebutan Pasar Cinde

Sebutan Pasar Cinde di Jalan Candi Welang tentu sudah tidak asing di telinga masyarakat Kota Palembang dan sekitarnya. Letaknya yang tepat di jantung kota memudahkan masyarakat untuk mengunjunginya dan surga bagi masyarakat yang mencari barang seken alias bekas.

Barang yang dijualpun cukup lengkap. Hampir semua produk dijual di sana tanpa ada yang terlewatkan. Di antaranya, ranjang bekas dengan berbagai model dan merek,spare part(suku cadang) automotif, alat olahraga, bahkan kepingan VCD/DVD. Ketika berada di dalam pasar tersebut, suara bising antara pembeli dan penjual saling bernegosiasi, ditambah suara martil berdenting dan bisingnya mesin diesel serta dentuman musik penjual CVD/DVD menjadi hal yang lumrah untuk didengar.

Ditambah, gantungan baju bekas (bj) menghiasi kanan kiri sebagai jalan di Pasar Cinde. Dengan kata lain,Pasar Cinde saat ini menjadi salah satu tempat favorit bagi masyarakat Palembang untuk berbelanja. Pada akhir pekan biasanya pasar ini ramai dikunjungi masyarakat, baik tua maupun muda. Tempat ini sering diburu karena harga yang ditawarkan pasar ini relatif lebih murah dari barang yang dijual di toko,meskipun wujud dan bentuk barang tersebut sama.

Tidak dapat dipungkiri bahwa hal inilah yang menjadikan Pasar Cinde diminati warga Palembang dan sekitarnya untuk berbelanja. Memang pusat perbelanjaan tradisional yang juga berdekatan dengan Internasional Plaza (IP) berjarak 50 meter saja ini mendapat imagenegatif. Sejak dulu warga mengenal pasar ini sebagai lokasi peredaran barang hasil kejahatan atau dikenal barang panas.

Kendati demikian,pasar tersebut tetap saja ramai dikunjungi. Supriyanto,27,warga Jalan Ratu Sianom, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, yang ditemui saat mencari suku cadang motor roda duanya, mengaku sudah sejak lama mengenal Pasar Cinde. Jika ingin mendapat produk yang masih terbilang baik, kata dia,harus datang Minggu pagi.

Menurut dia, di hari tersebut jika kita beruntung biasanya mendapat barang murah,seperti telepon seluler, laptop atau elektronik lainnya demikian juga dengan barang lainnya seperti baju bekas atau yang dikenal warga setempat pakaian BJ. “Saya senang berbelanja di sini, ya karena barang yang ditawarkan jauh lebih murah dari harga di toko. Memang barangnya bekas, tapi terkadang kualitasnya masih bagus,” tuturnya.

Hal demikian juga dikatakan Amirudin, 34,warga Musi Banyuasin (Muba), di kawasan Pasar Cinde kemarin. Banyak sudah barang yang didapatnya di pusat perbelanjaan tradisional tersebut. Jika ada kebutuhan, seperti onderdil diesel atau automotif, dia selalu menyempatkan diri ke Pasar Cinde. Bahkan, untuk memburu barang yang tergolong kualitasnya masih baik, dia rela menginap tempat saudaranya di Palembang. “Jika tidak begitu, sulit untuk bisa mendapat produk yang bagus.

Karena biasanya barang banyak masuk hari Minggu,dan harus datang pagipagi. Enaknya juga, di sana banyak barang yang dijual jika ada yang menarik ya saya beli,” katanya. Hasil penelusuran, di kawasan tersebut, meski sudah dilarang, tetap saja beredar VCD/DVD porno. Memang untuk mendapatkannya tidak mudah, karena tidak dipajang pada meja, tapi diletakkan pada tempat yang aman.

Karena sang pedagang takut diketahui petugas. Meski sering dilakukan penggeledahan, baik oleh pihak kepolisian maupun Satpol PP, tetap saja barang tersebut dapat ditemukan.Uniknya, pedagang juga cerdas, dibuatnya sampul kaset tersebut menggunakan gambar musik atau film laga yang sudah diseleksi lembaga sensor.

Firman, pedagang piringan VCD/DVD di kawasan tersebut, mengatakan, meski sudah ketinggalan zaman, dia tetap bertahan untuk berjualan alat pemutar musik atau film tersebut. Saat ditanyai soal peredaran VCD/DVD porno, dia membantah jika menjualnya.“Saya hanya berjualan VCD/ DVD musik, film biasa, dan kaset PS, lain itu tidak,”akunya.
READ MORE -> Sebutan Pasar Cinde

Minggu, 09 Oktober 2011

Hubungan perselingkuhan antara guru dan siswa

Hubungan perselingkuhan antara guru dan siswa di Palopo, dibongkar warga. Pasangan mesum ini digerebek puluhan warga saat asyik bermesraan di dalam rumah sang guru, di Perumahan RSS Balandai, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara. Ern, 26, seorang guru di salah satu SMAN ternama di Balandai, hanya bisa pasrah setelah digelandang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Palopo, Jumat (6/10) malam.

Begitupun siswa yang menjadi pasangan selingkuhnya, Ron, 17, ikut digelandang ke Kantor Satpol PP. Sialnya lagi, Ern harus berurusan hukum karena orang tua Ron, siang kemarin, melapor ke Polres Palopo.

Ern dilaporkan terlibat pencabulan dengan siswanya yang masih berstatus anak di bawah umur. “Kami baru menerima laporannya barusan. Nantilah dilihat dan dipelajari dulu, kata Kasatreskrim Polres Palopo AKP Amos Bija. Kasus perselingkuhan guru dengan siswa kelas III SMA ini telah lama diresahkan warga Perumahan RSS Balandai dalam beberapa bulan terakhir. Ron sering bertamu bahkan menginap di rumah gurunya, terutama saat suami gurunya tengah tidak berada di rumah.

Warga RSS Balandai yang sudahgerahdenganperbuatantersebut, akhirnya menggerebek dua pasangan selingkuh ini. Saat digerebek, Ern sempat bersikeras bahwa tidak ada pria yang disembunyikan di rumahnya. Namun, warga tetap tidak percaya karena sebelum melakukan penggerebekan. Alhasil, Ron tertangkap tengah bersembunyi dalam kamar mandi di kamar tidur gurunya.

Dua pelaku, Ern dan Ron, telah mengakui perbuatannya. Mereka mengaku hampir setahun menjalin hubungan asmara setelah suami gurunya pergi berlayar, kata Kasatpol PP Palopo Edwan Katimbo, kemarin. Kasus asmara terlarang guru dan siswa ini sebenarnya telah terendus di sekolah.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Palopo Muh Yamin, pihak sekolah pernah mengingatkan guru dan siswa ini agar tidak melanjutkan hubungan asmara, apalagi Ern masih terikat pernikahan. Mereka pernah dipanggil kepala sekolah untuk membuat perjanjian tidak akan berhubungan lagi. Ron berjanji akan dikeluarkan dari sekolah dan Ern berjanji dipecat sebagai guru PNS jika masih tetap berhubungan. Makanya, masalah ini akan saya cross check ke sekolah,”ujarnya.
READ MORE -> Hubungan perselingkuhan antara guru dan siswa

Pendaftaran seleksi calon direktur Perusahaan Daerah Air Minum

Pendaftaran seleksi calon direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Palopo akan dibuka Rabu (19/10). Sejumlah figur, baik dari kalangan pejabat maupun internal perusahaan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo tersebut dikabarkan bakal bersaing. Sejumlah calon yang diwacanakan mengikuti seleksi, di antaranya Kadis Pertambangan dan Sumber Daya Alam Palopo Amang Usman, Camat Sendana Samil Ilyas, mantan anggota DPRD Palopo Baharman Supri, Kabag Keuangan PDAM Palopo Yasir, dan Kabag Teknik PDAM Hamid. Direktur PDAM Palopo Andi Nurlan Baslan juga masih disebut-sebut berpeluang diperpanjang masa tugasnya.

Bahkan, Wali Kota Palopo HPA Tenriadjeng dikabarkan masih akan memperpanjang masa dinas Nurlan satu periode lagi, yakni empat tahun ke depan. Dia menilai kinerja Tenriadjeng meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Anggota DPRD Palopo Irwan Hamid berpendapat, kendati Wali Kota Palopo memiliki hak prerogatif mengangkat dan memberhentikan direktur PDAM, owner harus menunjuk direktur melalui seleksi dan penyaringan secara terbuka para calon direktur.

Dalam seleksi itu, para calon mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). “Dewan juga akan memberikan masukan dan saran kepada Wali Kota untuk menetapkan satu direktur dari beberapa calon direktur yang lolos seleksi dan penyaringan. Jadi, diharapkan seleksi ini berjalan sesuai ketentuan,”katanya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Seleksi Direktur PDAM Palopo Haidir Basir menyatakan, kerabat Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Palopo dilarang mengikuti seleksi direktur PDAM, termasuk anggota dewan pengawas. Dia menjamin, seleksi dalam waktu dekat ini superketat.

“Keluarga kepala daerah, baik Wali Kota dan Wakil Wali Kota, termasuk dewan pengawas, tidak diperkenankan mengikuti seleksi karena melanggar ketentuan,” ungkap dia selaku narasumber utama dalam dialog publik “Mencari Direktur PDAM Palopo Ideal,” Jumat (6/10) malam, di Hotel Melati Resident.

Haidir mengemukakan, selain syarat tersebut, calon direktur PDAM memiliki pengalaman kerja 10 tahun di PDAM atau mempunyai pengalaman kerja minimal 15 tahun mengelola perusahaan bagi yang bukan berasal dari PDAM. “Calon direktur juga lulus pelatihan manajemen air minum di dalam atau di luar negeri yang terakreditasi dibuktikan dengan sertifikasi atau ijazah,” ujarnya.

Haidir Basir yang akrab disapa HB, menambahkan,seleksi calon direktur PDAM akan terbuka dan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan sesuai amanat Permendagri No 2/2007 tentang Organ dan Kepegawaian PDAM dan Peraturan Menteri Keuangan No 120/PMK.05/ 2008.

PDAM membutuhkan sosok direktur profesional untuk mengelola perusahaan tersebut agar berorientasi profit setelah Pemkot akan menyertakan modal Rp24 miliar untuk memperluas cakupan pelayanan PDAM. “Agar PDAM bisa untung, dibutuhkan orang yang tepat mengelolanya. Karena itu, persyaratan direktur sangat ketat,” tandas dia.
READ MORE -> Pendaftaran seleksi calon direktur Perusahaan Daerah Air Minum

Rumah Sakit Pelamonia

Rumah Sakit Pelamonia dinyatakan lulus penilaian Komite Akreditasi RS Kementerian Kesehatan yang digelar Juli lalu. RS binaan Komando Daerah (Kodam) VII/Wirabuana ini dinyatakan berhak menyandang akreditasi untuk 16 jenis pelayanan kesehatan yang ada.

Penyerahan sertifikat akreditasi dilakukan Direktur Kesehatan (Dirkes) Direktorat Jenderal Kekuatan dan Pertahanan (Kuathan) Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Dr Harry Yusmanadi kepada Pangdam VII/Wirabuana yang diwakili Dirkes Brigjen TNI Hari Mulyono di Makassar, kemarin.

Akreditasi 16 pelayanan tersebut meliputi pelayanan administrasi dan manajemen, medik, gawat darurat, keperawatan, rekam medik, farmasi, keselamatan kerja, kebakaran, kewaspadaan bencana, radiologi, laboratorium, kamar operasi, pengendalian infeksi, perinatal risiko tinggi, rehabilitasi medik, gizi, dan intensif, serta darah.

Akreditasi ini mengantarkan RS tingkat II Pelamonia berada di jajaran kelas atas RS di bawah naungan TNI setingkat dengan RSP Gatot Subroto Jakarta dan RS Dustira Kesdam III Siliwangi di Bandung. “Seluruh RS tingkat II dan tingkat IV di wilayah Kodam VII terakreditasi penuh,hanya ada dua Kesdam Kodam terakreditasi penuh, yakni Wirabuana dan Siliwangi,”ucap Harry Yusmanadi yang juga mantan Kepala Dirkes Kodam VII/Wirabuana.

Selain sertifikat 16 pelayanan untuk RS Pelamonia, dia juga menyerahkan sertifikat akreditasi untuk lima jenis pelayanan di RS tingkat IV DR Sumantri Kota Parepare. Enam RS di bawah naungan Kodam VII/Wirabuana telah terakreditasi,yakni RS tingkat II di Makassar,RS tingkat III di Manado,dan empat RS tingkat IV,yakni di Palu,Kendari,Parepare, dan Bone.

“Ini prestasi luar biasa melampaui 12 layanan. Dari 130 RS di TNI yang terakreditasi hanya 64. Bahkan masih ada tingkat II yang belum terakreditasi,” katanya. Dia juga mengingatkan Kesdam Wirabuana mempertahankan prestasi tersebut dengan menggalakkan pendidikan spesialisasi dokter untuk mendapatkan akreditasi A, setingkat dengan RS di bawah naungan Kementerian Kesehatan.

Untuk mendapatkan status itu, sistem pendidikan yang akan menjadi tujuan penting memenuhi syarat, lima dokter spesialis maupun subspesialis. Ada 202 jatah pendidikan dokter spesialis dari Kementerian Kesehatan bagi dokter yang bernaung di bawah RS binaan TNI. Sementara itu, Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Muhamad Nisam dalam sambutannya yang dibacakan, Arry Yusmanandi mengharapkan status akreditasi yang diperoleh berimbas pada peningkatan kualitas pelayanan.
READ MORE -> Rumah Sakit Pelamonia

Jumat, 07 Oktober 2011

Pelaku perkosaan dan pembunuh

Pelaku perkosaan dan pembunuh terhadap korban Novi Fajar Wati, 11, yakni Faqih ternyata melakukan aksinya dengan sangat tenang.Hal itu terungkap dari hasil rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut yang digelar Polres Ogan Ilir di SMK I Indralaya Utara Ogan Ilir Rekonstruksi dimulai sore hari sekitar pukul 15.30 hingga pukul 17.15 WIB, dengan 32 adegan.

Korban Novi diperankan Agus, pekerja harian lepas (PHL) Pidum Polres OI. Kemudian tersangka utama Farid diperankan Bribda Bambang Irawan. Sedangkan, tersangka kedua, Faqih, dilakukan langsung Faqih. Rekonstruksi juga menghadirkan dua orang saksi, Amrullah dan Yusman, yang terakhir melihat korban bersama tersangka.

Dalam setiap adegan rekonstruksi tersebut, terlihat jelas tersangka utama Farid yang memberikan arahan kepada tersangka kedua Fagih untuk membawa dan mengajak korban ke pesantren. Namun sebelumnya terlebih dahulu mengajaknya mengelilingi dusun menggunakan motor merk Shogon BG 5195 AQ. Usai Faqih menyetubui korban, dalam adegan ke-22 terlihat Farid yang mendudukkan korban dan mengambil sebilah besi yang tebalnya 1 cm, dan memukulkannya ke kepala korban hingga tewas.

Kapolres OI AKBP Deni Dharmapala melalui Kasat Reskrim Yuskar Efendi mengatakan, rekonstruksi ini bertujuan untuk mengetahui jelas kronologi kejadian tersebut, atas pengakuan tersangka kedua (Faqih). Sedangkan untuk tersangka utama, Farid,belum bisa dimintai keterangan dan masih berada di Rumah Sakit Ernaldi Bahar untuk menjalani tes kejiwaan dengan pengawalan ketat petugas.
READ MORE -> Pelaku perkosaan dan pembunuh

Oknum Kapolsek Seberang Ulu

Oknum Kapolsek Seberang Ulu (SU) I Palembang Kompol Richad B Pakpahan dilaporkan M Darjus, 49, warga Lorong Kawasan, RT 022/006, ke Siaga Ops Polda Sumsel dan Bid Propam Polda Sumsel karena diduga telah melakukan pemerasan dan perampasan terhadap korban. Korban melapor pada Kamis (6/10) sekitar pukul 14.45 WIB dengan didampingi para saksi. Laporan korban No LPB/544/- X/2011/SUMSEL sudah diterima petugas Siaga Ops Polda Sumsel dan diteruskan ke penyidik Direktorat Reskrim Umum Polda Sumsel dan Bid Propam Polda Sumsel. Di hadapan petugas,korban mengatakan, kasus pemerasan terjadi pada Senin (22/8), tepatnya di ruang Kanit Reskrim Polsek SU I Ipda AK Sembiring.

Saat itu anak korban bernama Tomy ditangkap anggota Reskrim SU I pimpinan Kanit Reskrim Ipda Sembiring. ”Anak saya yang sedang bawa mobil kantor pelat merah distop Kanit Reskrim dan anggotanya saat razia di Jakabaring,” ungkap Darjus kemarin. Selanjutnya, korban disuruh turun dari mobil untuk menunjukkan surat kendaraan, tapi sebelum menunjukkan surat kendaraan, Kanit Reskrim Ipda Ak Sembiring langsung memerintahkan anak buahnya menangkap anaknya.

”Dia (kanit Reskrim) bilang anak saya terlibat kasus pemerasan bersama temannya beberapa bulan lalu. Kemudian, anak saya dibawa ke Polsekta SU I Palembang untuk diperiksa lebih lanjut,”paparnya. Di Polsekta SU I, anaknya disuruh Kanit menelepon orang tuanya agar datang ke Polsekta.“ Dalam pertemuan kami bertiga itu, Kapolsek minta uang Rp25 juta, jika anak saya mau keluar dari tahanan.

Saya bilang sama Pak Kapolsek SU I waktu itu, saya cuma ada Rp15 juta saja, lalu uang Rp15 juta itu diambil Kapolsek, dan Kapolsek bilang sisanya nanti ya,” katanya. Terpisah, Kapolsek SU I Palembang Kompol Richad B Pakpahan membantah telah melakukan pemerasan dan perampasan sebagaimana dituduhkan pelapor.

”Saya tak pernah meminta uang, apalagi memeras terhadap korban.Memang kasus yang menimpa anak korban kita tangani. Bahkan, korban sendiri yang meminta anaknya ditangguhkan dalam kasus ini dan memang waktu itu kita pelajari terkait penangguhan nya,” pungkas Richad saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya kemarin. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Pamen di Bid Propam Polda Sumsel AKBP Ikshan mengaku belum menerima laporan itu.”Kalau memang ada, akan kami proses sesuai ketentuan berlaku,”tandas Iksan.
READ MORE -> Oknum Kapolsek Seberang Ulu

Terlibat baku tembak dengan empat orang komplotan perampok

Petugas Satuan Reskrim Polres OKI dan Polsek Mesuji terlibat baku tembak dengan empat orang komplotan perampok, Rabu (5/10) malam. Namun, akhirnya keempat pelaku berhasil dibekuk. Baku tembak terjadi saat polisi menyergap kawanan perampok yang selama ini meresahkan masyarakat Kecamatan Mesuji,Kabupaten OKI. Jajaran Satuan Reskrim Polres OKI dan Polsek Mesuji yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Surachman akhirnya berhasil melumpuhkan empat perampok tersebut.

Tiga dari empat perampok itu terpaksa ditembak kakinya karena melawan petugas ketika akan ditangkap. Komplotan perampok ini tidak segan-segan melukai, bahkan membunuh korbannya saat beraksi. Dari tangan keempat tersangka, diamankan sepucuk senjata api rakitan berikut 5 butir amunisi, 1 butir selongsong amunisi, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion milik korbannya, Gunawan bin Mastro, yang disita dari tangan tersangka Mat Soleh.

Keempat tersangka yakni Mat Soleh alias Tango bin Hasan, 29,warga Dusun Bali Sadar, Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji; Gunanto bin Suhardi, 29,warga Desa Karya Jaya, Dusun Serdang, Kecamatan Mesuji Makmur,OKI. Kemudian, Harlan, 29, warga Desa Sumbu Sari Bawah, Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja; dan Samhori alias Agus bin Rosadi, 29,warga Desa Banjar Sari, Kecamatan Buay Pemuka Raja, Kabupaten OKU Timur.

Mat Soleh ditembak dua lubang di kaki kanan dan Gunanto ditembak dua lubang di kaki kirinya. Saat menggerebek kedua tersangka, polisi sempat baku tembak di perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Mesuji.“Dari Mat Soleh, kita amankan senpi rakitan dan lima butir peluru aktif.Satu selongsong peluru yang amunisinya sempat ditembakkan ke anggota kita karena sempat baku tembak saat menangkap mereka,”kata Kapolres OKI AKBP Agus Fachtullah kepada wartawan di ruang kerja Kasat Reskrim.

Kemudian, tersangka Samhori ditembak dua lubang di kaki kirinya. Sedangkan, Harlan tidak ditembak karena tidak melakukan perlawanan. Sementara, lima pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi. “Keempat tersangka ditangkap dalam Operasi Sikat Musi 2011, kawanan ini sudah memiliki tiga laporan polisi, khususnya di wilayah OKI,”kata Kapolres. Menurut Kapolres, Mat Soleh ditangkap tak jauh dari kediamannya karena melawan dan berusaha kabur.

Akibatnya, terjadi aksi tembak dengan petugas dan akhirnya dua butir peluru bersarang di kaki kanan Mat Soleh. Kemudian, kasus dikembangkan dan polisi berhasil menangkap Gunanto. Kapolres mengatakan, pelaku berjumlah lima orang. Sebenarnya ada lagi pelaku yang ditembak di kakinya, tetapi lolos dari kejaran petugas. “Korban yakni Gunawan bin Masto, warga Desa Karya Jaya Mesuji Makmur, kehilangan Yamaha Vixion dan uang Rp18 juta.

Laporannya diterima polisi pada 7 September 2011,”katanya. Selain itu, korban lainnya dari aksi komplotan perampok tadi yakni Sudarmono, warga Mesuji Makmur yang dihadang kawanan Mat Soleh, kemudian ditusuk hingga tewas di lokasi. Selanjutnya, komplotan Mat Soleh kehilangan Yamaha Jupiter Z. Laporan kasus ini diterima pada 29 Agustus 2009.
READ MORE -> Terlibat baku tembak dengan empat orang komplotan perampok

Rencana pemindahan lokasi (relokasi) pasar Inpres

Rencana pemindahan lokasi (relokasi) pasar Inpres yang segera dilakukan Pemkot Lubuklinggau mendapat penolakan dari pedagang dan pedagang kaki lima (PKL). Pendi,20, PKL di Pasar Inpres mengatakan, menolak pemindahan lokasi jualan mereka karena banyak pembeli sudah mengetahui lokasi belanja mereka. “Memang sudah ada pemberitahuan pak, tetapi tidak menyeluruh kami jelas menolak karena di lokasi baru tidak memiliki tempat berjualan seperti di lokasi lama,”tegas Pendi, kemarin.

Penjual buah-buahan ini menjelaskan,jika pindah di lokasi baru dengan lokasi jualan yang belum ditetapkan pemerintah akan mempersulit mereka. Mirisnya, kata Pendi, kami bukan untung malahan merugi karena para pembeli yang sudah menjadi langganan tetap tidak mengetahui keberadaan mereka.“Saya tolak pemindahan itu Pak. Karena, bukan saya saja melainkan pedagang lainnya,” katanya.

Hal berbeda dikatakan Tini. Pedagang pakaian mengaku belum mendapatkan pemberitahuan resmi.“Jika pindah pak jelas kami yang rugi,karena di daerah pasar Inpres banyak pembelinya sedangkan di lokasi baru jelas berbeda. “Di sini ramai bahkan berada dipusat kota seluruh orang melihat. Sehingga, jika dipindahkan pedagang kecil seperti kami yang kehilangan omset,” ungkap ibu dua anak ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Mikro dan Pengelolaan Pasar (DKUMMMPP) Kota Lubuklinggau, Imam Senen mengatakan, pihaknya baru melakukan pemberitahuan terlebih dahulu. Namun, pemindahan nanti segera disosialisasikan.

“Untuk pedagang di blok A dan B Pasar Inpres yang dipindahkan nanti hanya bersifat sementara setelah ada pembangunan pasar baru mereka kembali pindah. Sedangkan untuk PKL yang ada semuanya wajib pindah dengan lokasi pasar yang telah ditentukan,” kata Imam. Mengenai ada penolakan, Imam, menambahkan, semua untuk menciptakan ketertiban, kebersihan dan menghilangkan kesan semerawut karena lokasi PKL berjualan di pusat kota.
READ MORE -> Rencana pemindahan lokasi (relokasi) pasar Inpres

Memberikan uang saku

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memberikan uang saku sebesar Rp1,5 juta untuk setiap calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun ini. Bupati Muba H Pahri Azhari mengatakan pemberian uang saku tersebut sudah dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Denganbegitudiaberharap para jemaah yang akan segera melakukan rukun islam ke-5 itu menyiapkan fisik dan mental agar bisa lancar dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Dari tanah air sudah harus disiapkan bekal lahir dan batin. Terutama fisik dan mental,” kata Pahri di Sekayu kemarin. Menurut Pahri, menunaikan ibadah haji tidak sekadar pergi ke Kota Mekkah atau Madinah. Di dalam pelaksanaannya banyak rangkaian dan tahapan ibadah yang wajib dan sunat untuk diikuti. Hal itu membutuhkan kesiapan mental, dan juga fisik.Di mana pada waktu tertentu jemaah diwajibkan mengikuti rangkaian ibadah yang termasuk dalam rukun berhaji.

“Kita berharap jemaah kita fokus melaksanakan ibadah di sana. Soal oleh-oleh dari tanah suci, tidak mesti menjadi prioritas. Kalau memang harus,ya di sini juga sudah banyak,”ujarnya. Sebanyak 290 calhaj Kabupaten Muba yang tergabung dalam kloter 18 yang akan diberangkatkan 21 Oktober mendatang.

Sementara Kementerian agama (Kemenag) Kabupaten Muba menyatakan ada sekitar 60% calhaj yang bisa berangkat tahun ini berpotensi mengalami resiko tinggi (Risti) terutama terkait masalah kesehatan karena sudah berumur di atas 60 tahun.Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Muba, H Ahmad Nasuhi mengatakan, para calhaj pada bulan Oktober direncanakanakanmasukasrama.

Sehingga mereka harus benar-benar siap menjalan ibadah haji. Jumlah jamaah masih bisa bertambah sekitar 30-40 orang.Namun dibandingkan tahun lalu tampaknya agak menurun. Mengenai calhaj Risti itu, jelasnya, sebenar seluruh calhaj harus benar-benar mempersiapkan fisik dan mentalnya.

Namun sejauh ini memang calhaj yang di atas 60 tahun mengalami kondisi fisik yang kurang prima karena rentan dan mengalami sakit. Nasuhi menjelaskan, memang sejauh yang terdaftar lebih dari 50% berusia 60 tahun. “Persoalan usia tentu di luar kuasa kita. Tapi realitanya, itulah yang mendaftar.Kita hanya mengupayakan bagaimana bisa meleyani jemaah dengan baik,”tegas Nasuhi.

Sementara salah satu calhaj asal Muba, Johar Arifin mengatakan dirinya yakin siap secara fisik dan mental.Menurut Johar dirinya sudah lama ingin menunaikan ibadah haji namun baru kali siap dari segi materi dan restu anak-anak. Kepala Kejaksaan Negeri (kajari) Sekayu itu, mengaku saat ini dirinya merasa terpanggil menunaikan ibadah haji.
READ MORE -> Memberikan uang saku

Rabu, 05 Oktober 2011

Prof Drs Ismael Tahir mengatakan

Rektor Universitas Darussalam (Unidar) Ambon, Prof Drs Ismael Tahir mengatakan, kepercayaan yang diberikan masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang dipimpinannya merupakan tantangan untuk lebih meningkatkan mutu.

Tingginya animo masyarakat menjadi tantangan bagi kami untuk bekerja optimal meningkatkan mutu pendidikan, katanya, di Ambon, Selasa. Jumlah calon mahasiswa baru yang mendaftar di Unidar pada awal September 2011 mencapai 3.410 orang, sedangkan yang diterima hanya 3.000 orang.

Ismael Tahir mengatakan, peningkatan mutu dilakukan dengan pengiriman tenaga dosen dalam beberapa tahun terakhir menempuh pendidikan Strata Dua (S2) dan Strata Tiga (S3) di beberapa universitas di dalam dan luar Maluku, antara lain di Universitas Pattimura Ambon, Universitas Hasanuddin, Makassar, Universitas Gajah Mada, Bandung.

Sedangkan perbaikan fasilitas pembelajaran terus ditingkatkan di antaranya menambah ruang kuliah di tiga lokasi, baik di kampus induk di Desa Tulehu Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, maupun kampus di Wara Kuning, kebun Cengkeh, Kota Ambon dan Masohi, Kabupaten Maluku Tengah. Perpustakaan di sini (kampus induk - red) termasuk yang terbaik, yakni `hybrid library` yang merupakan gabungan antara konvensional dan digital," katanya.

Sumber Dana

Ismael Taher mengakui, kendala yang mereka alami selama ini hanyalah masalah dana. Namun itu dapat diatasi dengan kelancaran pembayaran SPP mahasiswa yang pada tahun ini mencapai Rp9 miliar per semester. Sumber dana Unidar hanya berasal dari SPP mahasiswa yang digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan para dosen dan karyawan yayasan serta pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan.

"Untuk meningkatkan kinerja dosen tetap yayasan dan para karyawan, gaji dan penghasilan mereka dinaikkan hingga 30 persen dalam bentuk insentif kinerja dan mulai berlaku 1 September 2011. Mereka juga diikutkan dalam asuransi Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek," katanya.

Selain itu, ada pula bantuan beasiswa S2 dan S3 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk para dosen. Tahun ini, Unidar memenangkan dana hibah kompetisi dari Ditjen Dikti senilai Rp500 juta dan digunakan untuk pengadaan laboratorium kultur jaringan dan penataan ruang praktikum Fakultas Pertanian," ujarnya.

Ia berharap, upaya perbaikan mutu di lembaga yang dipimpinnya itu dapat berdampak meningkatkan kepercayaan masyarakat serta peningkatan kualitas pendidikan di Maluku di masa mendatang.
READ MORE -> Prof Drs Ismael Tahir mengatakan

Selasa, 04 Oktober 2011

Tiga prajurit TNI

Tiga prajurit TNI mendapat penghargaan pengabdian tanpa cacat dalam melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan negara. Penganugerahan satya lencana pengabdian prajurit TNI diserahkan Pangkosek Hanudnas IV Marsma TNi Deddy N. Komara kepada tiga prajurit TNI masing-masing Praka Hendrik Yulianto (delapan tahun), Letda Lau (P) Denny Priatna (16 tahun) serta Serma Warsiman (24 tahun), di Bati Bhakti Korem 173/PVB Biak, Rabu.

Masrma TNI Deddy Komara membacakan amanat Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengajak, prajurit TNI senantiasa memelihara keimanan dan ketakwaan Tuhan, memegang teguh sapta marga, sumpah prajurit, delapan wajib prajurit dan memelihara kualitas diri dengan menambah ilmu guna meningkatkan profesionalisme prajurit.

Prajurit TNI juga diminta menjaga solidaritas dengan membangun kemanunggalan TNI dan rakyat, memelihara kewaspadaan dan lapor cepat secara dini, menegakkan rantai komando di setiap seluruh kesatuan TNI.

"Jati diri prajurit TNI sebagai prajurit pejuang dan senantiasa mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara serta menjaga kedaulatan NKRI," kata Marsma TNI Deddy N.Komara.

Upacara peringatan HUT Tentara Nasional Indonesia ke-66 tingkat kabupaten Biak Numfor dipimpin Inspektur Upacara Marsma TNi Deddy N.Komara dan komandan upacara Mayor Laut (P) Fredrik Mamoribo berlangsung lancar.

Usai upacara dilanjutkan dengan atraksi skenario pembebasan sandera oleh prajurit terlatih TNI serta panggung hiburan prajurit di Pantai Watewr Basis kompleks TNI AL.
READ MORE -> Tiga prajurit TNI

Melanie Higgins

Sekertaris I bidang politik dari kedutaan besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Melanie Higgins ditemani asisten politik, Pradita Anggira Prima, Selasa (4/9) bertemu dengan unsur pimpinan Majelis Rakyat Papua (MRP).

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar sejam lebih di kantor MRP yang terletak di Kotaraja, distrik Abepura, Jayapura Higgins dan Prima diterima oleh Wakil Ketua I MRP Pendeta Hofni Simbiak S.Th, Wakil Ketua II MRP Engelbertha Katorok, Ketua panitia musyawarah MRP Joram Wambrauw. SH, ketua panitia urusan rumah tangga MRP Yuliana E Wambrauw dan Sekertaris MRP Drs Alfons Rumbekwan, M.Si.

"Mereka ingin tahu sejauh mana hubungan dan kerjasama MRP dan MRPB, serta bagaimana implementasi otonomi khusus bagi Papua yang sedang berjalan saat ini," kata Wakil Ketua I MRP Pendeta Hofni Simbiak, S.Th ketika di temani wakil ketua II MRP Engelbertha Katorok di Jayapura, Papua, Rabu.

Menurut Simbiak, Higgins yang ditemani seorang asisten politik tersebut menanyakan tentang MRP dan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) serta bagaimana hubungan dan kerjasama kedua lembaga kultur tersebut.

"Kami katakan yang terjadi saat ini, di Papua telah ada dua MRP, yakni MRP di Provinsi Papua dan MRP di Provinsi Papua Barat dan pemerintah telah menyetujui hal itu. Meskipun masih ada permasalahan yang harus diselesaikan," katanya.

"Mereka juga bertanya tentang bagaimana hak-hak asli orang Papua diperjuangkan oleh MRP, dan bagaimana implementasinya di lapangan," lanjutnya.

Ketika ditanya, apakah kunjungan dari staf Kedubes Amerika tersebut sama dengan kunjungan dari Diplomat Australia pada pekan lalu, Simbiak mengatakan ada perbedaan dari antara kunjungan kedua negara tersebut.

Menurut dia, diplomat Australia, juga ingin melakukan kerjasama kedua pihak, terutama dalam pembuatan atau perumusan laporan. Sedangkan staf dari Amerika menanyakan hanya seputar MRP dan MRPB serta bagaimana implemenatasi Otsus di Papua terutama hak-hak orang asli setempat.

"Ada bedanya, jika Amerika hanya menanyakan MRP dan MRPB serta implementasi Otsus. Australia malah ingin membantu penguatan kapasitas bagi MRP," katanya.

Sebelumnya, pada Kamis (29/9) MRP juga dikunjungi oleh Diplomat Australia yang dipimpin oleh Emilly Whellan dan empat orang lainnya, yang menanyakan tentang MRP dan MRPB, dan juga akan melakukan kerjasama dalam penguatan kapasitas bagi lembaga MRP.
READ MORE -> Melanie Higgins

Prof Tony Pariela

Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisipol) Universitas Pattimura, Prof Tony Pariela, mengatakan, konflik antarkampung yang kerap terjadi di masyarakat dapat diselesaikan dengan menggunakan pranata tradisional.

"Yang penting para pengambil kebijakan di daerah ini mengerti kondisi dan dinamikanya masyarakat sehingga memiliki cukup ketrampilan untuk mengelola perbedaan," kata Pariela di Ambon, Selasa.

Menurutnya bentrokan antarkampung dapat dengan mudah diselesaikan karena ada pranata tradisional seperti hubungan "Pela dan Gandong" yang berfungsi untuk menyelesaikan persoalan yang muncul.

"Dalam realitas masyarakat moderen, pranata-pranata itu memang ada tapi tidak berfungsi secara baik, mungkin karena aktivitas serta kesibukan lain sehingga tidak cukup fokus untuk mengelola perbedaan yang dalam masyarakat,"ujarnya.

Pariela menilai bentrokan yang teradi 11 September 2011 itu merupakan sisa-sisa peninggalan konflik 1999 yang masih menggunakan simbol-simbol agama, meskipun bentrokan itu sendiri bukanlah konflik agama.

"Ini yang harus diluruskan bahwa peristiwa 11 September bukan konflik agama," kata Pariela.

Menurut Kepala Laboratorium Sosiolog Unpatti Ambon ini, untuk mengelola perbedaan maka diperlukan ketrampilan yang baik melaui kebijakan-kebijakan publik maupun peran aktif para tokoh masyarakat.

Ia mengatakan pranata hidup masyarakat Maluku tidak mengenal mayorkrasi atau tirani minoritas maupun istilah mayoritas menekan minoritas.

Dengan demikian menurut Pariela, kebersamaan menjadi point penting, karena semua orang berkedudukan sama dalam hukum sesuai amanat UUD 1945, artinya tidak ada perbedaan dan tidak boleh ada pendekatan dalam kebijakan apapun dimana kelompok yang kecil dimarjinalkan, diabaikan atau sengaja dilecehkan namun semua diperlakukan sama.

"Saya kira, kalau kebijakan-kebijakan publik, pro keadilan, pro perbedaan, dan pro pemerataan, paling tidak bisa meminimalisasi timbulnya konflik- konflik dalam masyarakat," katanya.

Ia berharap, ke depan pekerja damai di Maluku untuk menelusuri akar masalah dan bukan sekedar mencari pemicu.
READ MORE -> Prof Tony Pariela

Hyun Bin tiba di Jakarta

Aktor yang juga model asal Korea Selatan Hyun Bin tiba di Jakarta, Selasa malam untuk menjalankan misinya sebagai duta pertahanan pemerintah negeri ginseng itu untuk Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Hartind Asrin kepada ANTARA mengatakan, aktor yang terkenal dengan drama "Secret Garden" di Indonesia itu, tiba sekitar pukul 20.35 WIB.

Indonesia dan Korea Selatan memang sedang giat menjalin kerja sama di bidang pertahanan. Mulai 2011 kedua pemerintahan melakukan kerja sama pengembangan pesawat tempur Korean-Indonesia Fighter Xperiment (KIF-X).

Kedua negara juga sedang membicarakan rencana jual-beli pesawat latih T-50 Golden Eagle. Indonesia sendiri menawarkan pesawat angkut CN-235 buatan PT Dirgantara Indonesia.

Delegasi Kementerian Pertahanan baru-baru ini juga berkunjung ke Korea Selatan untuk membicarakan rencana kerja sama lain di bidang jaringan sistem keamanan.

Pemerintah Korea Selatan menunjuk Hyun Bin sebagai Duta Industri Pertahanan karena popularitasnya yang cukup tinggi di Tanah Air. Aktor berusia 29 tahun itu memperoleh beberapa penghargaan atas perannya dalam drama televisi Secret Garden yang disiarkan jaringan televisi SBS. Ia juga populer sebagai bintang iklan Samsung Smart TV.

Hyun Bin yang lahir dengan nama Kim Tae Pyung bergabung dengan program wajib militer sejak Maret lalu. Ia ditempatkan di divisi infanteri tempur Korps Marinir di Pulau Baeknyeong dan akan bertugas di sana selama dua tahun.

Selama di Indonesia, Hyun Bin juga akan mendapat Brevet Kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
READ MORE -> Hyun Bin tiba di Jakarta

Bekerja sama membuat pesawat angkut militer ringan C-295

PT Dirgantara Indonesia dan European Aeronautic Defense and Space (EADS)-CASA Spanyol bekerja sama membuat pesawat angkut militer ringan C-295. Pesawat C-295 ini merupakan hasil pengembangan dari CN-235. Hanya saja badannya diperpanjang 3 meter, tapi wing-nya sama, dan memiliki engine yang lebih besar," kata Direktur Utama PT DI, Budi Santoso, usai bertemu CEO Airbus Military dan Wakil Menteri Pertahanan di Kementerian Pertahanan, di Jakarta Selasa.

Kedua pihak sepakat untuk membuat enam hingga sembilan pesawat. Sebagian pesawat akan dibangun EADS-CASA di fasilitas pabrik pesawat terbang milik Airbus Military di San Pablo, Sevilla, Spanyol.

Pesawat CN-235 merupakan buah karya bersama PT DI kala masih bernama PT Nurtanio dengan CASA, sedangkan untuk C-295 yang mengudara pertama kali pada 1998 berbobot 50 persen lebih tambun dari pendahulunya, termasuk dibekali mesin PW127G turboprop besutan Pratt & Withney.

Khusus untuk pembuatan C-295, lanjut Budi, sebanyak tiga unit akan dikerjakan di pabrik pesawat terbang PT DI dan sisanya di Spanyol.

Budi menjelaskan, varian C-295 memiliki daya angkut hingga 9,2 ton dan masuk kategori medium military lift. Pesawat C-295 ini lebih efisien dalam hal perawatan dan penggunaan bahan bakar, yaitu mampu terbang 5.300 kilometer dengan membawa bahan bakar hingga 4,5 ton.

Selain itu, EADS-CASA juga sudah berhasil mengembangkan varian C-295 MPA untuk patroli maritim dan C-295 AEWCS dengan kemampuan pesawat peringatan dini dilengkapi radar di badan pesawat yang mampu berputar 360 derajat.

"Dengan model ini, kami bisa masuk ke pasar luar negeri. Karena kalau hanya mengandalkan di dalam negeri, tidak akan mencukupi (kebutuhan PT DI)," kata Budi. Dia menambahkan, pesawat ini menjadi "the best selling medium airlifter" karena paling banyak diminati pasar.
READ MORE -> Bekerja sama membuat pesawat angkut militer ringan C-295

Akan meninjau realisasi seluruh item pekerjaan

Tim monitoring Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPMMP) akan meninjau realisasi seluruh item pekerjaan. Tim ini terdiri atas Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Disdik), dan Inspektorat Daerah.

Anggota Satuan Kerja PNPMMP Rustam mengatakan, ada 65 item kegiatan fisik yang akan ditinjau, di antaranya pembangunan drainase, jalan setapak, rabat beton, salassa, MCK. “Berdasarkan laporan terakhir, sudah 40% realisasi fisik bangunan untuk 2011. Kami akui ada keterlambatan karena dana pendamping dari pemerintah daerah yang terlambat dikucurkan,” ungkapnya.

Seperti diketahui,dana alokasi anggaran PNPMMP dari pusat sebesar Rp16 miliar lebih, dengan dana pendamping dari pemerintah daerah sekitar Rp4 miliar. Monitoring dimulai hari ini di Kecamatan Pamboang dan Banggae Timur, besok di Kecamatan Sendana dan Kecamatan Tammerodo. Dilanjutkan pada hari berikutnya di Kecamatan Tubo dan Kecamatan Malunda, dan yang terakhir di Kecamatan Ulumanda.

Menurut Fasilitator Keuangan PNPMMP Kabupaten Majene Arman, persentase pengembalian telah mencapai 91%. Kecamatan Tubo sebagai kecamatan pengembalian tertinggi sekitar 98% dan Kecamatan Ulumanda merupakan kecamatan pengembalian terendah dengan persentase sekitar 81%.
READ MORE -> Akan meninjau realisasi seluruh item pekerjaan

Defisit APBD 2010

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majene minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene memberikan penjelasan rinci terkait terjadinya defisit APBD 2010. Dengan demikian, defisit tersebut bisa dipertanggungjawabkan. Hal itu mengemuka pada rapat pembahasan rancangan perda pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010 antara legislatif dan eksekutif, kemarin. Berdasarkan pendalaman yang dilakukan Dewan, terjadi perbedaan antara arus kas dan laporan pertanggungjawaban.

“Arus kas per Desember 2010, di situ tercantum Rp2 miliar. Sementara laporan yang dipaparkan Sekkab (Sekretaris Kabupaten) defisit Rp6 miliar. Lantas, muncul lagi angka defisit yang berbeda nilainya. Mana yang benar? Ini terlebih dahulu harus dijelaskan,”kata anggota DPRD Edwar.

Ketua TimEksekutifyangjugaPelaksana Tugas(Plt) Sekkab Majene Syamsiar Muchtar menjelaskan bahwa sebetulnya defisit bukan Rp6 miliar,tapi lebih dari angka itu. Pasalnya, ada beberapa mata anggaran yang mengalami surplus sehingga menutupi sebagian defisit. Seharusnya temuan BPK sebanyak Rp20 miliar, tapi tidak jadi temuan karena ada anggaran Rp14 miliar sehingga tertutupi sebagian.

Defisit kemudian menjadi Rp6 miliar. Defisit ini belum termasuk yang menjadi beban pada 2011,”katanya. Namun,legislatif belum dapat memahami terjadinya perbedaan tersebut sehingga tim eksekutif harus saling bergantian memberikan penjelasan. Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Ramli Puloo mengatakan, dana Rp2 miliar itu tersimpan pada bendahara.

Namun, penjelasan itu tak membuat legislatif paham. Bahkan mereka terus meminta penjelasan lebih rinci tentang adanya perbedaan defisit tersebut. Karena itu, Dewan meminta eksekutif membuat rincian secara tertulis. “Saya pikir angka-angka itu sudah dipahami.Namun, penjelasannya yang belum bisa dicerna.

Saya minta eksekutif membuat rincian tertulis lalu diserahkan kepada legislatif untuk kemudian kita bahas lagi bersama-sama,” tutur Adi Ahsan yang kemudian disepakati dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Marsuki Nurdin.
READ MORE -> Defisit APBD 2010

Baji Bambang Arya

Mantan Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit (RS) Labuang Baji Bambang Arya bersaksi dalam sidang lanjutan penganiayaan politikus PDI Perjuangan Sulsel, Husain Djunaid, kemarin. Dalam kesaksiannya, Bambang membela ajudannya, Asriadi Hamid, yang menjadi terdakwa. Bambang mengaku, saat kejadian, Asriadi tidak memukul atau mengeluarkan kata-kata bernada ancaman kepada korban.” Dia (Husain Djunaid) terjatuh ke tembok karena terpeleset di tangga,” ujarnya, kemarin. Sebaliknya, Bambang yang dimutasi menjadi Korwil Bone ini menuding Husain Djunaid yang menjadi pemicu kericuhan tersebut.

Menurutnya, saat berbicara, korban mengacungkan tangan dengan nada tinggi sehingga memancing reaksi tangan ke atas Bambang yang kemudian ditepis Husain. ”Di situ saya berteriak bapak pukul saya yang memancing Asriadi yang jalan di depan berbalik dan terjadilah keributan itu,”katanya. Keterangan saksi tersebut dibenarkan terdakwa,Asriadi. Dia mengaku tidak memukul Husain Djunaid.

”Saya memang memegang kerah bajunya dengan tangan kiri hingga terjatuh ke tembok dengan sedikit emosi, tapi tidak saya pukul,” ujarnya. Kendati demikian, terdakwa mengaku tidak mengetahui kemeja Husain Djunaid robek atau tidak akibat perlakuan tersebut. Dia mengaku, selain dirinya, masih ada orang lain yang berada di tempat itu dan ikut berbaur dalam kericuhan yang terjadi di anak tangga rumah sakit milik pemprov tersebut.

Menanggapi hal itu, JPU Adnan Hamzah dari Kejari Makassar mengatakan, kendati kesaksian Bambang meringankan terdakwa, tuntutan JPU tidak akan dikurangi. Asriadi Hamid dijerat dengan Pasal 170 tentang Pengeroyokan dan Pasal 335 tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan. Majelis hakim yang dipimpin Nathan Lambai, menunda sidang tersebut hingga pekan depan.
READ MORE -> Baji Bambang Arya

Djamaluddin Yunus

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Raya Makassar Djamaluddin Yunus menolak vonis satu tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, kemarin. Djamaluddin mengaku hanya menjalankan perintah sesuai Surat Keputusan Wali Kota No 900 yang ditandatangani Sekkot Anis Kama. ”Saya tidak bersalah kenapa harus dipenjara, satu hari saja tidak terima, apalagi 1 tahun,” tuturnya, kemarin. Dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim Andi Makkasau mengatakan, hal yang memberatkan terdakwa adalah adanya pungutan terhadap pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng.

Djamaluddin juga mengeluarkan kebijakan penambahan masa kontrak los yang harusnya hanya satu tahun menjadi 20 tahun. Djamaluddin dijerat Pasal 11 dan 12 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi No 20/2001 tentang Gratifikasi dan Penyalahgunaan Jabatan. ”Saya tidak menerima keputusan ini dan akan mengajukan banding,” ujar Djamaluddin yang tak mampu menahan air mata saat pembacaan vonis.

Djamaluddin yang berstatus tahanan kota sejak Februari 2011 ini, menuding Sekkot Anis Zakariah Kama sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas perkara yang menjeratnya tersebut. Alasannya, SK 900 terkait pungutan kepada pedagang dibuat atas prakarsa Anis untuk menutupi pungutan liar yang sudah telanjur terjadi. ”Saya punya bukti dasar pembuatan SK 900 dan itu pun dibuat dengan disaksikan beberapa pejabat lingkup pemerintah kota,”ujarnya.

Menurutnya, penerbitan SK 900 memang kewenangan Sekkot yang menjabat Ketua Dewan Pengawas PD Pasar Raya. Selain menyalahkan Anis Kama, Djamaluddin juga tidak menerima sebagai tersangka tunggal, sementara yang melakukan pemungutan liar itu tidak ditahan. Dalam perkara ini, pedagang mengaku membayar hingga puluhan juta untuk bisa mendapatkan lokasi dalam pasar pascarenovasi.

Diketahui, sejak disidangkan akhir 2010, Anis Kama sudah tiga kali mangkir dari panggilan hakim. Terakhir, Sekkot bersaksi secara tertulis yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Fadel Jauhari dari Kejati Sulsel-Sulbar. Menanggapi penolakan vonis dan keinginan terdakwa mengajukan banding, JPU Fadel Jauhari mengungkapkan, jaksa siap kembali melanjutkan perkara tersebut pada tingkat yang lebih tinggi. Vonis yang dijatuhkan tersebut lebih rendah dibanding tuntutan jaksa,yakni penjara satu tahun tiga bulan dan Rp50 juta. ”Vonis tidak menyertakan denda karena ternyata dananya tidak dinikmati terdakwa,” pungkasnya.
READ MORE -> Djamaluddin Yunus

Merayakan hari jadinya yang ke-342

Sulawesi Selatan (Sulsel) sebentar lagi merayakan hari jadinya yang ke-342. Hari bersejarah ini diharapkan bisa menjadi momentum kebanggaan masa lalu sekaligus kebangkitan lebih maju pada masa-masa yang akan datang. Pada HUT Sulsel tahun ini, Pemprov Sulsel kembali menciptakan sebuah sepasang tokoh kartun yang menggambarkan ciri khas dan karakter masyarakat mulai suku Makassar, Bugis,Toraja, hingga suku Mandar. Sepasang kartun tersebut diberi nama I Baso dan I Besse. Ini merupakan maskot Provinsi Sulsel yang cukup unik.

Tahun sebelumnya sang pria, Baso, memakai pakaian adat Sulsel,jas tutup lengkap dengan badik terselip di pinggang,penutup kepala khas, dan kumis melintang bak pahlawan nasional Sultan Hasanuddin. Kali ini I Baso telah memakai jas dilengkapi dasi dan menjinjing tas kerja. Begitupun sosok I Besse yang memakai jas serta rok kerja.Besse juga terlihat merangkul sebuah map biru pada tangan kirinya.

Kendati demikian, pasangan tokoh kartun ini tetap memakai ciri khas Sulsel.Baso tetap memakai penutup kepala khas Sultan Hasanuddin dan Besse tetap setia memakai tusuk konde sebagai ciri khas rambut perempuan Sulsel. “Perbedaannya dengan maskot yang dulu, dulu penuh dengan pakaian adat. Sekarang pakai jas,dasi,dan membawa dokumen kerja. Itu menandakan warga Sulsel sudah masuk dunia kerja yang lebih modern dan kemajuan dari segi ekonomi.

Namun,hal itu tetap menjaga adat istiadat lokal,”ujar Ketua Panitia HUT ke-342 Sulsel Irman Yasin Limpo,kemarin. Khusus HUT Sulsel tahun ini, panitia pelaksana mengangkat tema “Sulsel Pilar Utama Nasional”.Menurutnya, selama ini Sulsel merupakan pilar yang paling kuat dan kekuatannya berasal dari pertumbuhan ekonominya yang semakin meningkat.

Sulsel juga ditunjang dengan komoditas yang berlimpah dan stabilitas politik aman serta kondisi kehidupan sosial yang diklaim lebih baik dari provinsi lain di Tanah Air. “Semakin baik Sulsel, semakin baik juga kehidupan nasional. Ini juga menegaskan bahwa Sulsel tidak bisa dipisahkan dari NKRI. Kami harapkan sebagai penyokong nasional, harus menguatkan pilarnya.

Salah satunya kebijakan Pemerintah Pusat yang memihak ke daerah ini,” paparnya saat memberikan keterangan pers di bilangan Panakkukang. Irman yang juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel ini menambahkan, untuk memeriahkan HUT Sulsel ini, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah serangkaian kegiatan. Salah satunya sepeda santai yang diikuti ribuan masyarakat dan beberapa menteri dan dubes dari negara sahabat.
READ MORE -> Merayakan hari jadinya yang ke-342

Rabu, 28 September 2011

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo

Ping dari SEO Blogger Blogspot untuk keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah dalam topik Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menghadiri pembukaan Misi Depo Bangunan, Mega Plaza, milik PT Mega Indah Sari di Jalan Tun Razak, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, kemarin. Selain Gubernur, pembukaan Depo Bangunan tersebut dihadiri Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, Bupati Barru Idris Syukur, Ketua DPRD Gowa H Ansar Usman, dan Presdir Mega Indah Sari HM YasinAzis. Hadir juga sejumlah pejabat teras di Pemkab Gowa, Baru, provinsi, dan sejumlah pengusaha Makassar dan Jakarta.

Syahrul mengatakan, kehadiran Depo Bangunan di kawasan Hertasning Baru menjadikan kawasan tersebut lebih elite dan diminati para investor. Kawasan ini merupakan kawasan elite baru sehingga harga tanah menjadi tinggi. “Dulu kawasan ini dihargai Rp4.000 per meter, kemudian meningkat Rp40.000, kini sudah sekitar Rp3 juta per meter,”katanya.

Mantan Bupati Gowa dua periode ini menambahkan, kawasan ini menjadi sasaran hunian warga Makassar maupun di daerah di luar Sulsel. Hal itu tentu tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Provinsi Sulsel dan Kabupaten Gowa. “Karena itu, saya minta warga tetap menjaga ketenteraman agar selalu kondusif,”tuturnya.

Yasin Azis selaku Presdir PT Mega Indah Sari/Misi Depo Bangunan, mengatakan, kehadiran Depo Bangunan tersebut sudah menyerap tenaga kerja 200 orang. Sebanyak 70% di antaranya tenaga kerja multietnis. “Misi Depo Bangunan ini sebagai toko terlengkap di kawasan Makassar dan Gowa,” katanya.

Bupati Gowa H Ichsan Yasin Limpo mengatakan, bisnis bahan bangunan dengan harga grosir cukup terbatas di Indonesia. Jadi,Depo Bangunan ini tergolong baru dan terdepan, sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gowa. Dan terakhir Ping untuk Blogger Indonesia.
READ MORE -> Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo

Kamis, 22 September 2011

Gerakan Nasional Peningkatan Mutu dan Produksi

Komisi III DPRD Lutra bersikukuh menolak pengadaan pupuk program Gerakan Nasional Peningkatan Mutu dan Produksi (Gernas- Promutu) Kakao 2011 yang diproduksi PT Pulowijio Losari Group.

Komisi III tetap menolak pupuk tersebut, sebab tidak sesuai persyaratan dalam dokumen pelelangan,”ujar Ketua Komisi III DPRD Lutra ungkap Andi Suriadi saat memimpin rapat dengan pendapat (RDP) dengan manajemen PT Pulowijo Losari Group di ruang Komisi III DPRD Lutra, kemarin.

Komisi III berencana melanjutkan uji laboratorium kandungan unsur hara di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.“Agar tidak ada fitnah,” kata Andi Suryadi diamini Nursalam Syamsuddin. Manajemen PT Polowijo Losari Group diwakili Eko mengatakan, perubahan pupuk tidak mempengaruhi kandungan unsur hara, sehingga tidak perlu dipermasalahkan.

“Perubahan bentuk tidak berpengaruh terhadap kandungan unsur hara. Bahkan, lebih baik karena lebih cepat diserap oleh tanaman,”ucapnya. PT Pulowijo berjanji mengeluarkan rekomendasi jaminan kepada Komisi III DPRD Lutra bahwa pupuk tersebut layak digunakan.

“Kalau diberikan kesempatan sekaligus wujud tanggungjawaban, kami meminta Puslitkoka meneliti pupuk yang kami produksi terhadap pertumbuhan kakao,” pinta Eko. Demikian catatan online SEO Blogger Blogspot yang berjudul Gerakan Nasional Peningkatan Mutu dan Produksi.
READ MORE -> Gerakan Nasional Peningkatan Mutu dan Produksi

Minggu, 11 September 2011

Status keadaan bahaya

Ping dari SEO Blogger Blogspot untuk keyword Jasa Export Import dalam topik Status keadaan bahaya. Status keadaan bahaya di Bandar Udara Internasional Dulles di dekat ibu kota Amerika Serikat, Washington DC, akhirnya dicabut pada pukul 20.30 waktu setempat, Sabtu (10/9/2011) atau 07.30 WIB hari Minggu (11/9/2011) setelah tim penjinak bom kepolisian tidak menemukan benda berbahaya pada sebuah paket mencurigakan.

Sebelumnya, sebagian kawasan bandara tersebut sempat ditutup setelah satu paket yang mencurigakan ditemukan di dekat ruang penanganan kargo pada pukul 16.30 waktu setempat. Juru bicara Dulles International Airport, Robert Yingling, mengatakan, penutupan itu mengakibatkan penumpang dan staf di beberapa gerbang pemberangkatan penumpang di sayap B bandara itu dievakuasi.

Menurut Yingling, gerbang-gerbang pemberangkatan itu sempat ditutup selama empat jam sebelum akhirnya dibuka kembali.

Tim penjinak bahan peledak dari Kepolisian Negara Bagian Virginia menyatakan keadaan aman sekitar pukul 20.30. ”Kotak-kotak dalam palet kargo tersebut tidak berisi benda-benda berbahaya,” ujar Yingling, yang mengatakan selama investigasi berlangsung bandara tetap beroperasi.

AS berada dalam tingkat kewaspadaan tinggi menjelang puncak peringatan 10 tahun serangan 9/11 yang akan dilangsungkan hari Minggu (11/9/2011). Hari Rabu lalu, sebuah informasi intelijen yang bisa dipercaya menyebutkan sekelompok teroris berencana meledakkan bom mobil untuk menyerang infrastruktur penting, seperti jembatan atau terowongan di kota New York dan Washington.

Bandara Dulles sendiri memiliki kenangan pahit terkait tragedi 9/11 karena salah satu pesawat yang dibajak para teroris waktu itu tinggal landas dari bandara yang terletak sekitar 36 kilometer sebelah barat Washington, tersebut. Pesawat milik maskapai American Airlines dengan nomor penerbangan 77 itu kemudian ditabrakkan ke salah satu sisi gedung Departemen Pertahanan AS (Pentagon). Demikian catatan online SEO Blogger Blogspot yang berjudul Status keadaan bahaya.
READ MORE -> Status keadaan bahaya

Rabu, 03 Agustus 2011

TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia

SEO Blogger Blogspot isesng-iseng dukung kontes SEO dengan keyword TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia, kontes SEO tersebut berhadiah cukup besar dan cukup menantang karena jurinya bukan hanya google.co.id tetapi yahoo.co.id juga turun tangan.

Untuk dukungan kontes SEO yang kedua yaitu dengan keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah, kontes SEO tersebut hampir sama peraturannya dengan kontes SEO TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia. Untuk jurinya sama persis untuk kedua kontes SEO tersebut. Bagi para blogger yang ikut kontes SEO tersebut, saya do'a kan semoga kalian semua sukses.
READ MORE -> TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia

Sabtu, 30 Juli 2011

Uji kompetensi wartawan

Sebanyak 31 wartawan media cetak, radio, dan online, mengikuti uji kompetensi wartawan yang difasilitasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Mereka harus mampu memenuhi standar minimal menjalani profesi kewartawanan demi kepentingan masyarakat.

Uji kompetensi ini untuk memenuhi kesepakatan komunitas pers nasional, dan menjadi keputusan Dewan Pers mengenai standar kompetensi wartawan yang disahkan pada 2 Februari 2010," kata Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, di sela Uji Kompetensi Wartawan yang berlangsung di Sekretariat PWI Jakarta Raya (Jaya), Sabtu (30/7/2011).

Hendry mengemukakan, 31 wartawan yang mengikuti uji kompetensi itu terdiri atas tiga jenjang karir, yakni tujuh wartawan utama, 12 wartawan madya, dan 12 wartawan muda. Standar Kompetensi Wartawan mengatur bahwa wartawan utama lebih mengutamakan tugas manajerial pengambilan kebijakan keredaksian, dan wartawan madya melakukan tugas koordinasi tugas keredaksian, sedangkan wartawan muda lebih banyak bertugas menyusun, mencari dan memproduksi berita.

"Ini semua menyangkut tugas kewartawanan yang menjalani sistem mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi bagi kepentingan publik yang didasari kesadaran beretika jurnalistik dan paham kaidah hukum pers," tutur Wakil Pemimpin Redaksi Harian Warta Kota itu.

Uji Kompetensi Wartawan tersebut berlangsung dua harim sejak Jumat (29/7/2011). Peserta menjalani ujian secara lisan, tertulis dan simulasi menyangkut kesadaran profesi, pengetahuan umum dan khusus, serta keterampilan menjalankan tugas kewartawanan.

Dari 31 peserta, tiga wartawan muda yang dinyatakan belum kompeten oleh tim penguji. "Mereka yang belum kompeten boleh mengikuti uji kompetensi lagi. Uji kompetensi ini merupakan cermin atau rekonstrusi tugas kewartawanan sehari-hari bagi peserta. Jadi mereka harus mampu memenuhi standar minimal menjalani profesi kewartawanan demi kepentingan masyarakat," papar Hendry.

Sejauh ini, Dewan Pers baru menetapkan Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) pada 6 Mei 2011 dan PWI pada 25 Juli 2011 sebagai Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan. Kedua lembaga telah melalui verifikasi administrasi, dan dinilai mampu mengadakan pendidikan dan pelatihan, serta memiliki tenaga penguji yang kompeten di bidang kewartawanan. Demikian catatan online SEO Blogger Blogspot yang berjudul Uji kompetensi wartawan.
READ MORE -> Uji kompetensi wartawan

Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayjen Lodewijk F Paulus

Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayjen Lodewijk F Paulus menutup secara resmi pendidikan Komando Angkatan 91 tahun 2011 di Pantai Permisan, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (29/7/2011). Penutupan pendidikan ditandai dengan serangan regu komando di Pantai Permisan, yang merupakan rangkaian kegiatan terakhir dari keseluruhan tahapan pendidikan Komando.

Pendidikan yang telah berlangsung selama kurang lebih tujuh bulan tersebut terbagi menjadi tahap basis selama 18 minggu, tahap gunung hutan selama 6 minggu dan diakhiri dengan tahap rawa laut selama empat minggu.

Pendidikan Komando Angkatan 91 ini diikuti oleh 155 personel terdiri atas 25 perwira, 4 orang bintara, dan 108 tamtama. Pada akhir pendidikan dinyatakan lulus 142 orang, termasuk di dalamnya 2 perwira, 2 bintara, dan seorang tamtama dari anggota tentara Kamboja. Sementara 13 personel dinyatakan tidak lulus karena masalah kesehatan.

Dalam amanatnya, Lodewijk mengatakan, dengan pelantikan ini berarti telah lahir ksatria-ksatria muda yang siap menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan melindungi keselamatan segenap bangsa Indonesia.

Danjen menambahkan bahwa dengan menyandang predikat sebagai "Prajurit Komando", setiap prajurit telah memiliki beban tugas dan tanggung jawab serta kewajiban yang tidak ringan dalam menghadapi setiap penugasan dalam mengatasi setiap ancaman yang dapat menggoyahkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Danjen berharap agar di benak setiap prajurit Komando senantiasa tertanam keinginan untuk selalu berusaha meningkatkan profesionalitasnya melalui belajar dan berlatih. Demikian catatan online SEO Blogger Blogspot yang berjudul Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayjen Lodewijk F Paulus.
READ MORE -> Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayjen Lodewijk F Paulus

Tingkat intelektualitas dan moralitas pemimpin bangsa

Tingkat intelektualitas dan moralitas pemimpin bangsa saat ini sangat jauh dibandingkan pemimpin-pemimpin pada zaman kemerdekaan. Generasi muda Indonesia saat ini harus belajar kepada para tokoh zaman kemerdekaan dan pendiri bangsa seperti Agus Salim.

Pemimpin pada zaman kemerdekaan umumnya adalah pemikir dan penulis sehingga wajar jika akhirnya Indonesia merdeka dan mampu meletakkan fondasi yang kuat bagi keberlangsungan bangsa. Adapun pemimpin saat ini umumnya adalah politikus yang oportunis dan mendewakan uang sehingga membuat kehidupan negara makin karut-marut.

Demikian salah satu kesimpulan dari pernyataan sejarawan Taufik Abdullah, tokoh Islam Syafii Maarif, Rektor Paramadina Anies Baswedan, dan mantan menteri Emil Salim saat peluncuran buku Hadji Agus Salim berjudul Pesan-pesan Islam, Sabtu (30/7/2011), di Jakarta.

Taufik mengemukakan, pada zaman kemerdekaan, pemimpin umumnya terdiri dari para pemikir dan penulis. Sebut saja Soekarno, M Hatta, Sutan Sjahrir, Tan Malaka, dan Agus Salim. Pada zaman Orde Baru, bangsa Indonesia dipimpin kaum teknokrat, seperti Widjojo Nitisastro dan Emil Salim.

Selanjutnya, pada zaman reformasi, ketika Indonesia menganut demokrasi, kepemimpinan bangsa justru dikuasai oleh politikus. Sayangnya, kata Taufik, dalam memerintah, para pemimpin tidak mengandalkan ide dan integritas, melainkan uang.

Anies menambahkan, pada zaman kemerdekaan, perdebatan antartokoh biasanya menyangkut ide tanpa dilatari kepentingan apa pun. Karena itu, tokoh-tokoh yang berbeda ide biasanya tetap berkawan dan bahkan bahu-membahu memimpin bangsa. Lain halnya saat ini. Karena didominasi politikus, perdebatan antarelite adalah soal kepentingan. Dampaknya, para elite ribut sendiri tidak peduli dengan kesejahteraan rakyat. Ke mana bangsa ini menuju pun menjadi kabur.

"Generasi muda Indonesia saat ini harus belajar kepada para tokoh zaman kemerdekaan dan pendiri bangsa seperti Agus Salim," katanya.

Syafii mengingatkan, sosok Agus Salim harus diteladani oleh kaum muda saat ini agar Indonesia bisa menuju kejayaan. Agus Salim merupakan pemikir yang selalu menggunakan rasionalitas dalam memahami sesuatu, termasuk agama Islam. Namun, pada saat bersamaan, ia juga seorang penganut Islam yang taat.

"Agus Salim mengajar Islam kepada dunia Barat dengan rasionalitas sehingga Islam bisa dipahami. Jadi, Agus Salim berperan penting dalam membangun dialog antarperadaban dan iman," kata Syafii. Demikian catatan online SEO Blogger Blogspot yang berjudul Tingkat intelektualitas dan moralitas pemimpin bangsa.
READ MORE -> Tingkat intelektualitas dan moralitas pemimpin bangsa

Kasus pemeriksaan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum

Kasus pemeriksaan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Blitar, Jawa Timur, menunjukkan bahwa Polri semakin dipecundangi kekuatan partai politik. Kasus ini menunjukkan juga, Polri tidak independen dan tidak profesional.

Anas sebagai ketua umum parpol penguasa sudah berhasil memperalat Polri untuk menunjukkan arogansi dan power-nya, serta memberi sinyal bahwa dia tidak akan tersentuh meski Nazaruddin telah membeberkan kasus korupsinya," tulis Koordinator Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (30/7/2011).

IPW menyatakan prihatin dengan kondisi Polri seperti sekarang ini. Apalagi, adanya pernyataan Kepala Bareskrim Polri yang tidak tahu-menahu soal pemeriksaan Anas di Blitar. Hal ini makin menunjukkan Polri sudah terbelah dalam polarisasi politik antara pendukung Partai Demokrat dan kelompok anti-Partai Demokrat," ujar Neta.

Jika ini dibiarkan, menurut Neta, ke depan Polri dalam bahaya polarisasi politik praktis. Untuk itu, kasus Anas harus diusut tuntas, ditelusuri siapa pejabat Polri yang sudah diperalat Anas, untuk kemudian ditindak tegas," tulis Neta.

Neta menegaskan, kasus ini tidak cukup hanya sanksi teguran, apalagi hanya polisi bawah yang diberi teguran. Kasus Anas telah mempermalukan Polri di tengah makin buruknya citra Polri," tulis Neta. Demikian catatan online SEO Blogger Blogspot yang berjudul Kasus pemeriksaan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum
READ MORE -> Kasus pemeriksaan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum

Pengamat kebijakan publik Andrinof Chaniago

Pengamat kebijakan publik Andrinof Chaniago, menyatakan kurang setuju dengan adanya istilah "mafia-mafiaan" di sejumlah kementerian seperti mafia hukum dan lainnya. Yang terjadi sebenarnya justru bobroknya benteng birokrasi kita akibat tidak adanya etika. Mafia hukum hanya dalih untuk menutupi kebobrokan birokat kita," kata pengajar pada Pascasarja Politik dan Kebijakan Publik Universitas Indonesia kepada Kompas di Jakarta, Jumat (29/7/2011) kemarin.

Oleh sebab itu, ia mendukung etika birokrasi yang mengatur larangan birokrasi bertemu dan ditemui oleh siapa pun pihak ketiga di antaranya seperti politisi. Sebab, intervensi seperti itu memungkinkan robohnya tembok-tembok integritas birokrasi saat menjalankan tugas dan kewajibannya. Apalagi, bangsa ini tengah mengalami krisis birokrasi yang bobrok.

"Karena itu, kasus Wisma Atlet yang salah satunya melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin dapat dijadikan momentum pemerintah untuk segera melanjutkan pembahasan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan yang kini macet," ujarnya.

Andrinof juga mengingatkan, bobroknya mentalitas birokrasi sekarang ini harus segera dihentikan dengan aturan tata cara dan etika birokrasi. "Bisa saja hal itu dituangkan dalam UU Administrasi Pemerintahan maupun di UU Kepegawaian yang harus direvisi. UU itu harus menjadi prioritas jika mau mencegah terjadinya kasus seperti Nazaruddin," ujar Andrinof. Demikian catatan online SEO Blogger Blogspot yang berjudul Pengamat kebijakan publik Andrinof Chaniago.
READ MORE -> Pengamat kebijakan publik Andrinof Chaniago

Sabtu, 18 Juni 2011

Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah

Blog SEO Blogger Blogspot memberi dukungan untuk kontes SEO dengan keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah. Kontes SEO tersebut terbuka untuk umum atau siapa saja boleh ikut asal mimiliki blog atau website punya sendiri (tidak pinjem :D). Kontes SEO tersebut diselenggarakan oleh acerid.com dengan hadiah yang cukup menggiurkan. Bagi para blogger yang berminat untuk mengikuti kontes SEO tersebut, berikut peraturan kontesnya:

Tablet Android Honeycomb Terbaik MurahPeraturan SEOCONIA “Acer Iconia SEO Contest” :
  1. Tanggal dimulainya SEOCONIA adalah 1 juni 2011 (Jam 12:00 wib).
  2. Tanggal berakhirnya SEO Olympic adalah 30 September 2011 (Jam 12:00 wib).
  3. Pengumuman pemenang dilakukan tanggal 30 September 2011.
  4. Tidak diperbolehkan adanya unsur pornografi, diskriminasi, atau tindakan yang melanggar hukum dalam pelaksanaan SEO Game.
  5. Target Keyword: “Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah” dan membuat anchor link ke http://www.acerid.com dengan anchor text Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
  6. Menambahkan Logo SEOCONIA “Acer Iconia SEO Contest”.(tolong kasih link logonya).
  7. SEO Contest ini menggunakan bahasa Indonesia sebagai content relevansinya.
  8. Relevansi content sangat diperhatikan disini, buatlah content berbahasa indonesia yang sesuai target kata kunci dan enak dibaca.
  9. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia.
  10. Hanya peserta yang terdaftar yang dapat bersaing dan memenangkan hadiah yang disediakan panitia.
  11. Pendaftaran tidak dipungut biaya dan terbuka untuk siapa saja tanpa batasan umur.
  12. Pendaftar / calon peserta wajib mengisi field kode pos di form pendaftaran.
  13. Setiap entry halaman peserta harus memiliki back link ke http://www.acerid.com
  14. Satu orang hanya dapat memperoleh satu hadiah. Peserta boleh mendaftar beberapa domain, dengan syarat nama, email, dan alamat harus sama. Nama berbeda tapi orangnya sama akan di diskualifikasi.
  15. Umur domain maksimal 4 tahun.
  16. Informasi kontak yang valid harus ada di website yang dipakai ikut Kontes SEO Acer. Email lebih diutamakan
  17. Anda diperbolehkan menggunakan domain yang telah ada, namun halaman/URL entry yang disubmit harus benar-benar baru dengan tanpa back link dan versi cache sebelumnya.
  18. Tidak menggunakan domain dan subdomain dengan target keyword yang di lombakan (tidak menjadikan 6 frase keyword yang dilombakan sebagai domain atau subdomain).
  19. Peraturan dapat ditambah atau diubah dari waktu ke waktu sesuai dengan feedback yang diterima dari peserta.
  20. Target pemenangan SEOCONIA berupa scoring di Google.co.id dan Yahoo.co.id (lihat contoh penilaian dibawah). Selain itu juga ada penjurian posting favorit. Penilaian kualitas artikel merupakan hak prerogatif juri. Dan sundulan untuk keyword Jasa Pengiriman Barang.
  21. Bagi yang mendaftarkan diri tanpa mengisi alamat dengan jelas dan lengkap atau menggunakan email yang tidak bisa dihubungi (valid), kami meminta untuk mendaftarkan diri kembali karena pendaftaran yang tidak lengkap akan kami hapus.
  22. Bagi yang kedapatan melakukan copy paste artikel, Anda punya waktu 48 jam untuk menghapusnya. Jika dalam waktu tersebut Anda belum bisa bekerjasama dengan panitia, kami akan hapus nama Anda dari daftar peserta.
Perlu di ingat:
  1. Perlu diingat bahwa saat Anda register untuk SEOCONIA, Anda harus memastikan bahwa entry URL yang Anda masukkan mengacu kepada halaman sebenarnya yang Anda submit untuk kontes.
  2. Pada saat register, apabila terdapat kotak isian yang kosong atau URL entry tidak mengacu kepada spesifikasi yang seharusnya, maka entry akan dihapus. Contoh yang benar misalnya: Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
  3. Selama kontes, kami akan memeriksa ulang halaman entry untuk memverifikasi usia website dan backlink. Jika suatu entry website ditemukan lebih tua dari yang diperbolehkan atau tidak memasang backlink yang seharusnya (ditunjukkan dibawah ini), entry tersebut akan didiskualifikasi dari kontes, maka dari itu pastikan entry Anda sesuai dengan peraturan yang berlaku pada kontes.
  4. Pasang link -berupa link acerid.com- dan Logo -klik lebih jelasnya disini.
  5. Hanya teknik-teknik SEO yang etis saja yang dapat digunakan dalam kontes ini, dan para juri berhak untuk meninjau kembali teknik-teknik yang digunakan oleh para pemenang, untuk memastikannya.
  6. 300 peserta pertama yang memenuhi kualifikasi mendapatkan hadiah langsung. Dan sundulan lagi untuk keyword Jasa Export Import.
Penilaian Pemenang :
  • (a) Hadiah Top Rank
Pada tanggal 27 September 2011 (Jam 12.00 wib), kami akan melakukan pencarian untuk “kata kunci” di Google.co.id, dan Yahoo.co.id dan menggabungkan nilai dan kemudian menentukan pemenang. Skor tersebut dihitung dengan memberikan poin ke posisi 1 – 10 pada setiap mesin pencari. Anda akan menerima 10 poin untuk peringkat 1, dan 1 poin untuk peringkat 10.

Sebagai contoh:

Situs web Anda: www.domainanda.com atau subdomain ? (Tidak menggunakan domain dan subdomain dengan target keyword yang di lombakan).
  • Peringkat di Google: 7 = 4 poin
  • Rank di Yahoo: 2 = 9 poin
  • Nilai kualitas artikel = 7 poin
  • Total poin untuk www.domainanda.com = 20 poin
Kriteria Penilaian Artikel disini.

Jika 2 kontestan berakhir dengan Total poin sama maka peserta dengan peringkat tertinggi di Google.co.id akan mengambil posisi yang lebih tinggi.
  • (b) Hadiah Posting Favorit
Selain sistem nilai ini, kualitas kontent atau artikel juga diperhitungkan, dan ini merupakan hak prerogatif juri.
  • Selain sistem nilai di atas,akan diberikan pula penghargaan untuk posting favorit. Penilaian berdasar dari kualitas posting dan komentar yang timbul dari pembaca atas posting yang ditulis maupun share yang dilakukan pembaca posting tersebut.
Juri SEO CONIA 2011 :
  1. Riyeke Ustadiyanto – Tokoh dan Praktisi SEO Indonesia, blog: Seokita.com
  2. Fahmi Rizwansyah – Professional Internet marketers, Certified Advance Search Engine Marketing Skills by the Search Engine Academy in 2009
  • (c) Pajak Hadiah Ditanggung Pemenang
Note: sumber penulisan artikel dapat di adopsi di www.acerid.com (tidak dianjurkan untuk melakukan copy paste). Sebagai penutup dari postingan yang berjudul Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah, tidak lupa saya memberikan ucapan selamat berjuang bagi seluruh Blogger Indonesia khususnya yang ikut kontes SEO tersebut.
READ MORE -> Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah

Minggu, 12 Juni 2011

Opera Batak

Opera Batak diyakini bisa menjadi sumber ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara (Sumut). Sebab, ke depan akan ada fase dimana masyarakat rindu dengan hal-hal bersifat tradisional. Ketua Asosiasi Tradisi Lisan Perwakilan Sumut Prof Dr Robert Sibarani meyakini bahwa budaya dapat menjadi suatu basis ekonomi kreatif masyarakat. Untuk itu, Sumut harus mampu membuat Opera Batak menjadi basis ekonomi kreatif masyarakat.

Dia menjelaskan, saat ini basis perekonomian masyarakat sudah memasuki tiga fase. Pada fase tahun 1980-an, sumber ekonomi masyarakat fokus pada pertanian.Memasuki fase tahun 1990-an, kekuatan industri mulai terlihat dan menjadi sumber ekonomi. Dan, fase tahun 2000-an basis ekonomi masyarakat berfokus pada informasi dan teknologi. Suatu masa nanti, kata Robert, masyarakat pasti akan merindukan hal-hal yang menyentuh identitas budayanya sendiri. Apalagi saat ini di Indonesia terdapat 700 etnis.

Hal ini jelas dapat menjadi potensi untuk menjadi ekonomi kreatif masyarakat.” Ke depan akan ada faseselanjutnya,dimana masyarakat nantinya akan rindu dengan hal-hal yang bersifat tradisional. Untuk itu, kita harus segera memikirkan bagaimana budaya Batak bisa menjadi sumber ekonomi kreatif masyarakat ke depan,”ujarnyadi selasela diskusi Opera Batak Seni dan Budaya sebagai Ekonomi Kreatif Sumut dan nonton bareng yang digelar oleh Umatic Studio dan Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) dan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) di Medan, kemarin malam.

Opera Batak dulu sangat populer di kalangan masyarakat Sumut. Namun, seiring perkembangan zaman,Opera Batak mulai tergerus dengan munculnya beragam tontonan modern yang justru secara perlahan telah menggeseridentitasbudaya masyarakat Sumut itu sendiri. Menurut pencinta Opera Batak RE Nainggolan, untuk memajukan Opera Batak perlu segera dilakukan revitalisasi. ”Sebenarnya saya melihat PLOt sejak 2002 sudah berupaya untuk melakukan revitalisasi Opera Batak,namun revitalisasi ini masih berjalan lamban,” tandasnya.

Kondisi ini seharusnya dapat menjadi renungan bagi semua elemen masyarakat bagaimana mencari bentuk serta figur yang dapat melakukan peningkatan terhadap pertunjukan Opera Batak.”Kita bisa lihat Opera Van Java bisa begitu popular di kalangan masyarakat justruhanya digawangiolehempat orang personelnya,” papar mantan Sekda Provsu tersebut. RE menyebutkan, untuk melakukan revitalisasi Opera Batak ada dua upaya yang bisa dilakukan.

Pertama, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjadi pemain terbaik Opera Batak. Kedua, menata manajemen Opera Batak sehingga bisa menjadi hiburan yang menarik bagi masyarakat. ”Bagaimana mengemas Opera Batak menjadi hiburan yang menarik, untuk itu diperlukan manajemen,”ujarnya. Dia juga sependapat bahwa Opera Batak bisa menjadi ekonomi kreatif masyarakat.Ekonomi kreatif masyarakat merupakan upaya mengintensifkan ekonomi dan kreatif, dimana ide merupakan indikator utama. Dalam bidang-bidang ekonomi kreatif Opera Batak juga masuk di dalamnya. Sebab, ekonomi kreatif terdiri dari arsitektur, advertising dan berbagai pertunjukan.

”Opera Batak ini merupakan satupertunjukkandaninimerupakan bidang dari ekonomi kreatif.Saya yakin Opera Batak bisa kita bangkitkan kembali. Opera Batak tak kalah menariknya dengan Opera Peking yang sudah ada sejak 200 tahun yang lalu dan hingga sekarang masih populer, begitu juga Opera di Rusia dan Jerman,”tandasnya. Seorang penyair asal Sumut Saut Situmorang memiliki pandangan berbeda. Saut menyebutkan, masyarakat yang pintar harus memahami perspektif kesenian.

”Perspektif kesenian tidak bisa dipaksakan mengikuti perspektif pasar. Artinya, kesenian memiliki otonominya sendiri dan tidak bisa dipengaruhi oleh apa yang dimau oleh pasar.Jika orang tidak mengerti Opera Batak maka orang itu harus belajar, bukan pemain Opera Bataknya yang harus berupaya untuk membuat masyarakat mengerti akan Opera Batak yang dimainkannya,”tegas Saut. Saut menyebutkan, saat ini bukan lagi revitalisasi Opera Batak yang diperlukan, melainkan harus melakukan renaissanceatau melahirkan Opera Batak kembali.

”Opera Batak ini merupakan konsep yang luar biasa dan harus dipertahankan. Maka itu,yang harus dilakukan tidak hanya revitalisasi melainkan renaissanceterhadap Opera Batak,”pungkas Saut. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Opera Batak.
READ MORE -> Opera Batak

Objek dan tempat bernilai sejarah

Objek dan tempat bernilai sejarah perlu dilestarikan untuk dijadikan bukti proses terjadinya upaya perebutan dan usaha mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. Sayang, kondisi sebaliknya malah ditemukan di Kabupaten Labuhanbatu. Kurangnya perhatian pemerintah daerah setempat terhadap tonggak sejarah pejuang terlihat dari tidak terawatnya Tugu Juang 45 Labusona, Kecamatan Rantau Selatan. Hal inilah yang menggugah hati Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI AY Nasution untuk melihat langsung tugu tersebut. Jenderal bintang dua ini didampingi Dandim 0209/ Labuhanbatu Letkol Inf Abdi Iman Sakti Zebua dan Bupati LabuhanbatuTigor Panusunan Siregar.

Selama ini, kondisi Tugu Juang 45 sangat memprihatinkan. Tapi saat rombong datang kemarin, tugu ini tampak lebih rapi. Untuk menempuh lokasi yang berjarak sekitar 300 meter dari perempatan Jalan M Said, Jalan Lobusona dan Jalan Tugu Juang 45 Lobusona, rombongan harus rela melintasi kondisi infrastruktur jalan yang rusah parah karena tidak pernah disentuh perbaikan. Sejatinya, kawasan Tugu Juang 45 Lobusona yang berada persis di lereng Bukit Barisan memiliki panorama alam sungguh menakjubkan, karena dikelilingi pemandangan Bukit Barisan.

Jika kondisi itu dikelola pemerintah setempat dengan baik, tentu bisa menjadi daerah tujuan wisata menarik. Tapi sayang, monumen yang diharapkan dapat menjadi bukti sejarah perjuangan pada masa lalu itu kini tampak ”terabaikan” seiring kurangnya perawatan. Akibatnya, tangan-tangan vandalisme dengan leluasa mempreteli seluruh pagar besi sebagai simbol bambu runcing yang mengelilingi bangunan tersebut. Tak hanya itu,sejumlah besi yang terdapat di bagian atap bangunan itupun ikut raib diambil oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

”Saya setiap kali ceramah berkeliling, saya selalu mengimbau supaya tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji seperti itu (mencuri),” kata Mayjen AY mengomentari hilangnya seluruh pagar besi Tugu Juang 45 Lobusona. Dia mengaku sengaja mendatangi Tugu Juang 45 Lobu Sona karena dorongan ingin mengetahui bagaimana sejarah perjuangan di Labuhanbatu. Apalagi orang tuanya pernah bertugasdiKabupatenLabuhanbatu di zaman penjajahan Belanda. Sebab, sang ayah yang juga anggota TNI sempat menjadi pejuang di daerah ini sebelum bertugas di Kota Medan.

Dari kunjungannya itu AY Nasution memperoleh informasi keberadaan orang tuanya yang turut berjuang semasa penjajahan Belanda di kawasan Labuhanbatu. Sebagai bukti sejarah,foto sang ayah masih terpampang di dalam gedung Tugu Juang 45. Pihak DHC BP Kejuangan 45 Labuhan batu sebagai pengelola tempat itu telah berupaya melakukan pelestarian. Seiring dengan pembangunan satu unit rumah bagi penjaga yang ditugaskan merawat Tugu Juang. Namun, minimnya pengalokasian dana dari pemerintahan setempat menyebabkan perawatan terbengkalai. Meski demikian, kondisi sekarang dinilai sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Dimana sempat tidak terawat sama sekali karena kurangnya perhatian kepala daerah. Ketua DHC BP Kejuangan 45 Labuhanbatu Bahari Hasibuan mengatakan,untuk merawat banguan Tugu Juang 45 membutuhkan dana minimal Rp1 juta per bulan. ”Ini sudah bulan enam (belum cair). Apa dapat, apa tidak lagi bantuan saya tidak tahu, namanya bermohon, dikasih syukur nggak dikasih juga tidak apa-apa.Inipun dibersihkan karena kedatangan Aster supaya tidak memalukan kita,” keluh Bahari yang disambut tawa oleh pengunjung.

Sementara itu,Bupati Labuhanbatu Tigor Panusunan Siregar mengatakan, kedatangan Mayjen AY Nasution setidaknya bisa dijadikan sebagai nostalgia dengan para pejuang 45 yang hanya tinggal sedikit di Labuhannbatu. ”Begitu juga Bapak Mayjen AY Nasution, ini menjadi nostalgia karena gambar orang tuanya masih terpampang di jejeran foto ini,”ungkap bupati sembari menunjuk foto-foto perjuang di gedung itu. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Objek dan tempat bernilai sejarah.
READ MORE -> Objek dan tempat bernilai sejarah

Angin puting beliung merusak puluhan rumah

Angin puting beliung merusak puluhan rumah warga di Desa Klumpang Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Jumat (10/6) malam. Kejadian yang menimpa tiga dusun, yakni Dusun XVI Klumpang Kampung, Dusun XVII Klumpang Kebon, serta Dusun XVIII Payabakung itu juga menghancurkan fasilitasfasilitas umum, seperti puskesmas, masjid, tiang listrik, dan gedung sekolah dasar (SD). Dua warga Dusun XVI Klumpang Kampung dilaporkan terluka akibat kejadian ini, yakni Hardinata,18, dan Irawadi, 42. Berdasar pantauan media, atap rumah warga yang terbuat dari seng dan rumbia terlihat berserakan.

Seorang warga Dusun XVI Klumpang Kampung Kasiman, 69, mengatakan,angin puting beliung datang Jumat malam disertai hujan deras hingga membuat aliran listrik padam.” Semua warga tidak mau ambil risiko dan memilih bertahan di dalam rumah selama sejam lebih sampai puting beliung berlalu,” sebutnya kepada media emarin. Kepala Desa Klumpang Kampung Ismanto mengaku kejadian seperti ini baru pertama kali menimpa kampung itu.Kerusakan akibat angin puting beliung itu cukup parah. Menurut catatan sementara, terdapat 10 rumah yang rusak berat hingga rata dengan tanah.

Sedangkan 45 rumah lainnya mengalami rusak sedang dan ringan. ”Tetapi tidak ada korban jiwa. Hanya dua warga yang mengalami luka ringan.Kedua korban saat ini sudah beristirahat di rumah tetangga. Hanya luka di bagian tangan dan punggung akibat tertimpa kayu,”tuturnya. Mengenai bantuan, kemarin sudah mulai masuk, seperti mie instant, beras, teh kotak dan gula. Bantuan datang dari seorang kader partai politik bernama Wagirin. Ismanto menambahkan, untuk sementara warga yang rumahnya hancur menginap di rumah tetangga atau di pos bantuan yang sudah disediakan.

”Kita akan membangun posko lagi apabila posko yang tersedia tidak mencukupi untuk menampung warga,”tuturnya. Camat Hamparan Perak Faisal Arif terus memantau warga paska terjadinya puting beliung. ”Masih banyak rumah warga dan infrastruktur lain yang belum terdata. Kita akan terus berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk memonitoring berapa jumlah kerusakan akibat bencana ini,”ujarnya. Rencananya, hari ini pihaknya bekerja sama dengan Koramil XII Hamparan Perak akan melakukan gotong-royong untuk mempercepat dan menata kembali beberapa rumah warga yang hancur.

Secara terpisah,Kepala Stasiun BMKG Maritim Belawan Sampe Simangunsong mengimbau kepada warga di Kecamatan Hamparan Perak agar tetap mewaspadai datangnya puting beliung. Karena di daerah tersebut saat ini sangat berpeluang terjadi puting beliung yang mengakibatkan kerusakan cukup parah. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Angin puting beliung merusak puluhan rumah.
READ MORE -> Angin puting beliung merusak puluhan rumah

Petani cabai merah

Petani cabai merah di Kota Padangsidimpuan mengeluhkan penurunan harga komoditas ini sejak beberapa bulan terakhir. Pasalnya harga jual saat ini jauh dibanding dengan biaya yang harus mereka keluarkan. Saat ini, harga cabai di tingkat petani hanya sekitar Rp3.000 per kilogram (kg), dan di tingkat pedagang eceran mencapai Rp8.000 per kg. Rosmawar Harahap,55, seorang petani cabai di Desa Gunung Hasahatan, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan mengatakan, penuruan harga cabai itu sudah dirasakan sejak dua bulan terakhir.

Padahal, sebelumnya harga cabai di tingkat petani mencapai Rp40.000 per kg.“Namun sekarang ini hanya bisa dijual dengan harga Rp3.000 setiap kilonya,” katanya kepada media, kemarin. Kondisi ini jelas menyulitkan dirinya karena biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan pendapatan. Dia mengaku harus mengeluarkan modal minimal Rp3 juta untuk massa tanam hingga penen. Dijelaskannya, untuk perawatan, dia harus melakukan pemupukan empat kali dalam sebulan.

Jadi, dalam kurun waktu tiga bulan dia harus memupuk sebanyak 12 kali.Setiap pemupukan dia harus mengeluarkan biaya sedikitnya Rp50.000. Biaya akan semakin bertambah seiring dengan usia tanaman. Dia juga harus melakukan penyemprotan dua kali dalam sepekan.“Kami saat ini sudah malas untuk memanen cabai karena harganya murah,” ungkapnya.“Apabila kondisi ini terus berkelanjutan kami malas bertanam cabai lagi,”lanjut ibu empat anak itu.

Sementara itu, petani cabai lainnya Amir Hamzah mengaku mengeluarkan biaya untuk bertanam cabai sebanyak 3.000 batang sekitar Rp18 juta. Jika dibandingkan dengan harga saat ini, jelas dia tidak akan mendapatkan untung dari bertani cabai. Untuk satu batang cabai, biaya yang harus dia keluarkan bisa mencapai Rp5.000,itupun dengan kondisi minim perawatan.“ Jika harganya hanya Rp3.000, maka setiap batangnya para petani mengalami kerugian Rp2.000,”ucapnya.

Dijelaskannya, banyaknya cabai yang masuk dari luar daerah ke Sidimpuan menjadi salah satu penyebab penurunan harga, karena stok cabai di Kota Padangsidimpuan semakin menumpuk.“Teorinya, barang banyak, permintaan sedikit, maka harga akan turun,” ungkapnya. Terpisah, Basrah, 40, seorang pedagang cabai di Pasar Sangkumpal Bonang mengakui, sejak anjloknya harga cabai, pasokan cabai yang akan dijual terpaksa harus dikurangi, karena dia takut tidak ada pembeli.

Saat ini, harga jual cabai hanya Rp8.000 per kg, sedangkan sebelumnya mencapai Rp50.000 per kg. Dia berharap kondisi ini tidak berlangsung lama, karena dapat mengakibatkan kerugian besar bagi pedagang dan petani. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Petani cabai merah.
READ MORE -> Petani cabai merah

Menolak hasil verifikasi ulang dukungan partai politik

Sebelum saya menulis artikel ini, terlebih dahulu Blog SEO Blogger Blogspot akan memberikan sundulan untuk keyword Blogger Indonesia, terima kasih. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menolak hasil verifikasi ulang dukungan partai politik (parpol) kepada pasangan calon yang dilakukan KPU Tapanuli Tengah (Tateng) lantaran tidak mendapat akses dalam tahapan tersebut. KPU Sumut dan Bawaslu memiliki penilaian jika pasangan Albiner Sitompul – Steven Simanungkalit tidak memenuhi syarat dukungan parpol.

Berbeda dengan hasil verifikasi ulang KPU Tapteng yang pada akhirnya meloloskan pasangan yang sempat mereka anulir tersebut. Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution mengatakan, dalam sidang lanjutan sengketa Pilkada Tapteng di Mahkamah Konstitusi (MK),pihaknya sudah memberikan pernyataan dan laporan mengenai tahapan verifikasi ulang terhadap seluruh dukungan parpol.

Secara tegas KPU Sumut tidak dapat memberikan penilaian atas kebenaran verifikasi yang dilakukan KPU Tapteng. “Karena, KPU Sumut tidak dilibatkan sama sekali, bahkan diabaikan,”kata Irham di Medan, kemarin. Saat ini sidang putusan sengketa Pilkada Tapteng masih menunggu hasil putusan dari MK setelah sebelumnya digelar sidang pasca putusan sela yang dilakukan 27 Mei lalu. Berdasarkan agenda di MK, pembacaan putusan belum dijadwal.

Ketika disinggung mengenai hasil verifikasi ulang KPU Tapteng yang meloloskan pasangan Albiner – Steven, dalam penilaiannya KPU Sumut menyatakan ada empat parpol pengusung pasangan tersebut, yakni Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK),Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PDKI), tidak sesuai dengan peraturan perundang- undangan.

Khususnya Undang-Undang No 32/2004 tentang Pemerintah Daerah, penjelasan Pasal 59 ayat (5) huruf a, junto Pasal15 ayat (1), Pasal 40 ayat (1), dan Pasal 61 Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2010 tentang PedomanTeknisTata Cara Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Hal yang sama juga dikatakan anggota Bawaslu Wirdianingsih yang tidak bisa memberikan penilaian kebenaran atas hasil verifikasi.

Meskipun dalam proses verifikasi ulang KPU Tapteng telah melibatkan Panwas Tapteng, namun saat itu sifatnya hanya jadi saksi proses dan tidak memberikan penilaian atas hasil verifikasi. “Bawaslu tidak bertanggung jawab atas keputusan yang diambil KPU Tapteng itu,”kata Wirdianingsih. Bawaslu juga berpendapat kalau pasangan Albiner-Steven berdasarkan hasil penelitian mereka tidak memenuhi syarat minimal dukungan.

Dukungan parpol yang memenuhi syarat, menurut mereka, justru pasangan Effendy Pohan-Hotben Gultom yang sebelumnya juga dibatalkan pencalonannya. Anggota KPU Tapteng Firman Lubis mengatakan,KPU Sumut dan Bawaslu bukan lembaga yang ditugasi untuk melakukan verifikasi ulang. Bahkan tidak jelas bagaimana teknis pengawasan yang harusnya dilakuakn keduanya. Untuk itu, pihaknya hanya melibatkan Panwas Tapteng dalam verifikasi. “Bagaimana ceritanya mereka menolak? yang memverifikasi kami (KPU Tapteng) dan diawasi Panwas,”ujar Firman.

Ditegaskannya, apapun yang menjadi penilaian akhir ada di tangan MK, baik itu apakah pasangan Albiner-Steven dianggap memenuhi syarat seperti yang mereka verifikasi atau sebaliknya. Pihaknya hanya menyerahkan permasalahan tersebut ke MK melalui putusan akhirnya terkait Pilkada Tapteng. Sebagai penutup, Blog SEO Blogger Blogspot akan memberikan sundulan untuk keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
READ MORE -> Menolak hasil verifikasi ulang dukungan partai politik

Minggu, 05 Juni 2011

Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran

Blogger Indonesia ~>> Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) kembali merilis anggaran pendidikan pemerintah. Untuk tahun ini, FITRA menemukan adanya perbedaan yang signifikan alokasi anggaran untuk perguruan tinggi dan pendidikan dasar.

Menurut Kordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, kebijakan anggaran Kementerian Pendidikan Nasional untuk tahun 2011 ternyata lebih mengutamakan pendidikan tinggi daripada pendidikan dasar, menengah atau pendidikan anak usia dini, non formal, dan informal.

Uchok memaparkan, pada tahun anggaran 2011 ini, anggaran kepada satuan kerja Ditjen pendidikan tinggi sebesar Rp28 triliun. Sedangkan, untuk Ditjen pendidikan dasar hanya dialokasikan sebesar Rp12 triliun; Ditjen pendidikan menengah dialokasikan sebesar Rp5 triliun, dan Ditjen pendidikan anak usia dini, non formal, dan informal dialokasikan sebesar Rp2,9 trilun.

"Alokasi anggaran untuk ditjen pendidikan tinggi sebesar Rp28 triliun menodai rasa keadilan bagi pendidikan dasar dan menengah," kata Uchok dalam keterangan persnya yang diterima media. Senin, 6 Juni 2011.

Dia menambahkan, jumlah perguruan tinggi di indonesia masih sangat sedikit untuk setiap provinsi. Apalagi, menurutnya, jumlah mahasiswa seluruh indonesia hanya sebanyak 4,8 juta orang. Tetapi, pemerintah melalui APBN 2011 telah mengalokasi anggaran sebesar Rp28 triliun.

"Sedangkan untuk pendidikan dasar dan menengah, dimana jumlah siswa lebih banyak dibandingkan dengan mahasiswa," ujarrnya.

Menurut data FITRA, jumlah siswa SD berjumlah 27.384.329 orang; jumlah siswa SMP sebanyak 8.980.429 orang; jumlah siswa SMA sebanyak 3.857,245 orang. Dan jumlah siswa SMK sebanyak 3.094.051 orang. Kalau dijumlah siswa antara SD, SMP, SMA, dan SMK, maka jumlah seluruhnya siswa sebanyak 43.316.054 siswa.

"Dengan demikian, dari kebijakan anggaran seperti ini, berarti pemerintah telah mentelantarkan pendidikan dasar dan menengah, dan memanjakan perguruan tinggi," tegas Uchok.

Karena itu, FITRA mendesak Komisi X DPR, harus berani untuk memprioritas kebijakan anggaran yang berpihak kepada pendidikan dasar, dan menengah bukan pendidikan tinggi. "Dan ini artinya, alokasi anggaran untuk perguruan tinggi harus diturunkan, dan alokasi anggaran untuk pendidikan dasar dan menengah harus dinaikan pada tahun anggaran 2012 ini," harapnya.

Salah Paham

Namun, Kepala Pusat Informasi Kemendiknas, Ibnu Hamad membantah data yang dirilis oleh FITRA. Dia menegaskan, sebenarnya anggaran untuk pendidikan dasar tidak berkurang. Hanya saja, anggaran dari pemerintah pusat langsung dialokasikan ke pemerintah daerah.

"Cara membacanya FITRA salah, dana untuk pendidikan dasar sebenarnya tetap besar. Karena sekarang pengelolaan anggaran tidak hanya di Kemendiknas," jelas Ibnu.

Sedangkan untuk anggaran perguruan tinggi, juga sebenarnya tidak besar. Sebab, dalam anggaran itu juga untuk program-program lain bagi mahasiswa yang tidak mampu. "Seperti ada program Bidik Misi, itu bagi mahasiswa yang kurang mampu, anggarannya sebesar Rp500 per bulan. Nah, program itu sudah berjalan sejak tahun lalu (2010)," terangnya.

Untuk itu, agar masyarakat tidak salah paham, sebenarnya anggaran untuk pendidikan dasar tidak menurun. "Sekali lagi, sebetulnya tidak rendah. Karena anggaran untuk pendidikan dasar langsung diberikan ke pemerintah daerah," tegasnya. Demikian catatan online SEO Blogger Blogspot yang berjudul Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran.
READ MORE -> Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran

Sabtu, 04 Juni 2011

Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo

Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo memberikan peringatan kepada pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk tidak menambah hari libur. Libur panjang yang diberikan pemerintah selama empat hari dinilai cukup panjang.

PNS yang tidak masuk kerja pada Senin (6/6) mendatang tanpa alasan jelas, akan mendapat sanksi tegas,mulai dari teguran, pengurangan penilaian DP3, penundaan kenaikan pangkat, hingga penundaan kenaikan gaji berkala. “PNS dalam lingkup Pemkab Gowa silakan menikmati liburan panjang, tetapi dengan catatan liburan tidak boleh ditambah lagi.

Jika ditambah, maka akan mendapat sanksi,” ujar Ichsan Yasin Limpo melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gowa Arifuddin Saeni, kemarin. Cuti bersama bagi PNS berlaku sejak Kamis (2/6) lalu. Namun, khusus untuk guru dan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, mereka tetap masuk pada Jumat (3/6) kemarin.

Arifuddin Saeni mengungkapkan , sebagai tindak lanjut warning yang dikeluarka Bupati tersebut, Senin mendatang Bupati akan melakukan pemeriksaan secara langsung pada staf yang masuk kantor pada saat upacara bendera. Selain itu, setiap pimpinan SKPD diberi tanggung jawab mencatat stafnya yang tidak hadir.

“Penegasan ini dilakukan Bupati agar pelayanan kepada masyarakat berjalan sebagaimana yang diharapkan.PNS punya tanggung jawab moral sehingga tidak perlu lagi menambah liburannya,”pungkasnya. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo.
READ MORE -> Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo

Selasa, 17 Mei 2011

Kota Pekanbaru menggelar pemilihan walikota dan wakil walikota

Hari ini, Rabu 18 Mei 2011, Kota Pekanbaru menggelar pemilihan walikota dan wakil walikota. Pemilihan kepala daerah Pekanbaru kali ini, hanya diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Firdaus-Ayat Cahyadi dan Septina Primawati Rusli-Erizal Muluk.

Calon walikota Firdaus adalah mantan Kepala Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah Riau. Sedangkan pasangannya, Ayat Cahyadi adalah anggota DPRD Riau dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Sebelumnya, Ayat juga pernah menjabat wakil ketua DPRD kota Pekanbaru.

Pasangan ini diusung partai PKS, Hanura, PBB, PDK, Partai Demokrat, dan PDI Perjuangan.

Sementara itu, calon walikota Septina Primawati Rusli adalah istri Gubernur Riau saat ini, HM Rusli Zainal. Rusli sendiri tak bisa lagi mencalonkan diri dalam pilkada kali ini karena telah menjabat selama dua periode. Pasangan Septiana adalah wakil walikota Pekanbaru, Erizal Muluk. Erizal, juga dikenal sebagai seorang pengusaha.

Pasangan Septina - Erizal didukung Partai Golkar, PAN, PPP, PKB dan Gerindra.

Survei beberapa lembaga telah dilakukan untuk memprediksi hasil pilkada kali ini. Lembaga survey Riau Risearch Center misalnya, menyatakan pasangan Firdaus-Ayat akan memenangkan pemilihan. "Survei yang kami laksanakan pada tanggal 14-15 Mei 2011 menunjukkan pasangan nomor urut satu unggul dengan perolehan suara 60 persen dan nomor urut dua 40 persen," kata Ketua Riau Risearch Center, Harisman.

Sedangkan, Riset Indo Strategi yang melakukan survei dari tanggal 9-12 Mei 2011, menyebutkan pasangan Septina justru lebih unggul dibanding pasangan Firdaus - Ayat. Hasil survei itu menunjukkan sekitar 48,3 persen masyarakat Pekanbaru memilih pasangan Septiana - Erizal, sedangkan pasangan Firdaus - Ayat hanya dipilih oleh 41,9 persen suara. "Selisih sekitar 6,4 persen," ujar Tim Komunikasi Bersama Septina dan Eri (Berseri), Abu Bakar Sidik menyampaikan hasil survey.

Pemilihan ini akan diikuti 536.113 warga yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). "Mereka akan menggunakan hak pilih di 1.250 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di hampir seluruh wilayah," ujar Ketua KPU Pekanbaru, Yusri Munaf. Demikian catatan online blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Kota Pekanbaru menggelar pemilihan walikota dan wakil walikota.
READ MORE -> Kota Pekanbaru menggelar pemilihan walikota dan wakil walikota

Sabtu, 14 Mei 2011

Pelaksanaan Pilkada Majene

Pelaksanaan Pilkada Majene yang digelar Kamis (12/5) lalu dinilai layak ditiru dan menjadi contoh daerah lain di Indonesia karena berlangsung tertib, lancar dan aman. Sejak tahapan awal pilkada hingga pemungutan suara selesai, massa pendukung dan simpatisan kandidat dinilai mampu bersikap dewasa dan tidak berbuat anarkistis. “Saya kira proses pesta demokrasi di Majene ini bisa ditiru dan menjadi pelajaran bagi daerah lain karena semua pihak mampu bersikap dewasa,” ungkap dosen Ilmu Politik Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Ahmad Samad, kemarin.

Hasil perhitungan sementara yang menempatkan incumbent Kalma Katta bersama Fahmi Massiara sebagai pemenang, juga dinilai mampu dihormati warga sebagai sebuah proses demokrasi. Wakil Sekretaris Yayasan Pendidikan Indonesia Sulawesi Barat (Yapisbar) ini menambahkan, pelaksanaan Pilkada Majene yang berjalan lancar dan damai itu didukung oleh karakter yang dimiliki masyarakat setempat yang masih kental dengan nilai budaya.

Selain itu, warga juga dinilai mampu bersikap rasional. “Karakter masyarakat Majene berbeda dengan daerah lain sehingga proses pilkada bisa dijalankan dengan baik dan hasilnya bisa diterima oleh semua pihak. Meskipun, hasilnya belum final karena harus menunggu penetapan KPU,” tandas Ahmad. Koordinator Pengawasan Panwaslu Sulbar Abdi Manaf mengatakan, sikap kedewasaan yang ditunjukkan masyarakat Majene, terutama tim, pendukung, dan simpatisan kandidat yang kalah, patut diapresiasi.

“Ini patut diacungi jempol. Semua pihak mampu bersikap dewasa dan tidak terpancing dengan euforia pihak yang menang,” ungkapnya,tadi malam. Berdasarkan catatan SINDO, sejak awal tahapan pilkada, tidak ada pelanggaran yang membutuhkan proses panjang.Bahkan laporan atau pun temuan pelanggaran dari Panwaslu setempat hampir tidak ada.

Jajaran Panwaslu sendiri mengaku baru memproses satu laporan indikasi pelanggaran selama masa kampanye. “Jumlah laporan pelanggaran kami belum tahu pasti karena belum diinventarisir. Yang pasti, ada laporan yang masuk,” kata anggota Panwaslu Majene Asri Sulaiman. Anggota KPU Majene Surakhmat juga mengaku bersyukur atas penyelenggaraan pilkada yang lancar dan damai sesuai dengan harapan semua pihak. “Alhamdulillah, pilkada ini berjalan lancar.

Mudah-mudahan ini bisa tetap dipertahankan hingga penetapan nanti,” ujarnya. Dia juga mengaku bahwa, hingga usainya pelaksanaan pemungutan suara, KPU belum menerima laporan dari Panwaslu terkait pelanggaran yang dilakukan para peserta pilkada, mulai tahapan awal hingga pemungutan suara.

Sementara itu, meski Pilkada Majene dan Ujian Nasional Sekolah Dasar (UNSD) bersamaan jadwalnya pada Kamis (12/5), namun keduanya tidak saling menganggu dan berjalan sukses “UNSD tidak terganggu oleh penyelenggaraan pilkada dan penyelenggaraannya berlangsung sukses,” kata Sekretaris Panitia UNSD Majene Nurdin kepada media kemarin. Demikian catatan online SEO Blogger Blogspot yang berjudul Pelaksanaan Pilkada Majene.
READ MORE -> Pelaksanaan Pilkada Majene
 
 
Copyright © 2015 SEO Blogger Blogspot All Rights Reserved
Hari Agustomo Nugroho