Sabtu, 18 Juni 2011

Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah

Blog SEO Blogger Blogspot memberi dukungan untuk kontes SEO dengan keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah. Kontes SEO tersebut terbuka untuk umum atau siapa saja boleh ikut asal mimiliki blog atau website punya sendiri (tidak pinjem :D). Kontes SEO tersebut diselenggarakan oleh acerid.com dengan hadiah yang cukup menggiurkan. Bagi para blogger yang berminat untuk mengikuti kontes SEO tersebut, berikut peraturan kontesnya:

Tablet Android Honeycomb Terbaik MurahPeraturan SEOCONIA “Acer Iconia SEO Contest” :
  1. Tanggal dimulainya SEOCONIA adalah 1 juni 2011 (Jam 12:00 wib).
  2. Tanggal berakhirnya SEO Olympic adalah 30 September 2011 (Jam 12:00 wib).
  3. Pengumuman pemenang dilakukan tanggal 30 September 2011.
  4. Tidak diperbolehkan adanya unsur pornografi, diskriminasi, atau tindakan yang melanggar hukum dalam pelaksanaan SEO Game.
  5. Target Keyword: “Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah” dan membuat anchor link ke http://www.acerid.com dengan anchor text Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
  6. Menambahkan Logo SEOCONIA “Acer Iconia SEO Contest”.(tolong kasih link logonya).
  7. SEO Contest ini menggunakan bahasa Indonesia sebagai content relevansinya.
  8. Relevansi content sangat diperhatikan disini, buatlah content berbahasa indonesia yang sesuai target kata kunci dan enak dibaca.
  9. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia.
  10. Hanya peserta yang terdaftar yang dapat bersaing dan memenangkan hadiah yang disediakan panitia.
  11. Pendaftaran tidak dipungut biaya dan terbuka untuk siapa saja tanpa batasan umur.
  12. Pendaftar / calon peserta wajib mengisi field kode pos di form pendaftaran.
  13. Setiap entry halaman peserta harus memiliki back link ke http://www.acerid.com
  14. Satu orang hanya dapat memperoleh satu hadiah. Peserta boleh mendaftar beberapa domain, dengan syarat nama, email, dan alamat harus sama. Nama berbeda tapi orangnya sama akan di diskualifikasi.
  15. Umur domain maksimal 4 tahun.
  16. Informasi kontak yang valid harus ada di website yang dipakai ikut Kontes SEO Acer. Email lebih diutamakan
  17. Anda diperbolehkan menggunakan domain yang telah ada, namun halaman/URL entry yang disubmit harus benar-benar baru dengan tanpa back link dan versi cache sebelumnya.
  18. Tidak menggunakan domain dan subdomain dengan target keyword yang di lombakan (tidak menjadikan 6 frase keyword yang dilombakan sebagai domain atau subdomain).
  19. Peraturan dapat ditambah atau diubah dari waktu ke waktu sesuai dengan feedback yang diterima dari peserta.
  20. Target pemenangan SEOCONIA berupa scoring di Google.co.id dan Yahoo.co.id (lihat contoh penilaian dibawah). Selain itu juga ada penjurian posting favorit. Penilaian kualitas artikel merupakan hak prerogatif juri. Dan sundulan untuk keyword Jasa Pengiriman Barang.
  21. Bagi yang mendaftarkan diri tanpa mengisi alamat dengan jelas dan lengkap atau menggunakan email yang tidak bisa dihubungi (valid), kami meminta untuk mendaftarkan diri kembali karena pendaftaran yang tidak lengkap akan kami hapus.
  22. Bagi yang kedapatan melakukan copy paste artikel, Anda punya waktu 48 jam untuk menghapusnya. Jika dalam waktu tersebut Anda belum bisa bekerjasama dengan panitia, kami akan hapus nama Anda dari daftar peserta.
Perlu di ingat:
  1. Perlu diingat bahwa saat Anda register untuk SEOCONIA, Anda harus memastikan bahwa entry URL yang Anda masukkan mengacu kepada halaman sebenarnya yang Anda submit untuk kontes.
  2. Pada saat register, apabila terdapat kotak isian yang kosong atau URL entry tidak mengacu kepada spesifikasi yang seharusnya, maka entry akan dihapus. Contoh yang benar misalnya: Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
  3. Selama kontes, kami akan memeriksa ulang halaman entry untuk memverifikasi usia website dan backlink. Jika suatu entry website ditemukan lebih tua dari yang diperbolehkan atau tidak memasang backlink yang seharusnya (ditunjukkan dibawah ini), entry tersebut akan didiskualifikasi dari kontes, maka dari itu pastikan entry Anda sesuai dengan peraturan yang berlaku pada kontes.
  4. Pasang link -berupa link acerid.com- dan Logo -klik lebih jelasnya disini.
  5. Hanya teknik-teknik SEO yang etis saja yang dapat digunakan dalam kontes ini, dan para juri berhak untuk meninjau kembali teknik-teknik yang digunakan oleh para pemenang, untuk memastikannya.
  6. 300 peserta pertama yang memenuhi kualifikasi mendapatkan hadiah langsung. Dan sundulan lagi untuk keyword Jasa Export Import.
Penilaian Pemenang :
  • (a) Hadiah Top Rank
Pada tanggal 27 September 2011 (Jam 12.00 wib), kami akan melakukan pencarian untuk “kata kunci” di Google.co.id, dan Yahoo.co.id dan menggabungkan nilai dan kemudian menentukan pemenang. Skor tersebut dihitung dengan memberikan poin ke posisi 1 – 10 pada setiap mesin pencari. Anda akan menerima 10 poin untuk peringkat 1, dan 1 poin untuk peringkat 10.

Sebagai contoh:

Situs web Anda: www.domainanda.com atau subdomain ? (Tidak menggunakan domain dan subdomain dengan target keyword yang di lombakan).
  • Peringkat di Google: 7 = 4 poin
  • Rank di Yahoo: 2 = 9 poin
  • Nilai kualitas artikel = 7 poin
  • Total poin untuk www.domainanda.com = 20 poin
Kriteria Penilaian Artikel disini.

Jika 2 kontestan berakhir dengan Total poin sama maka peserta dengan peringkat tertinggi di Google.co.id akan mengambil posisi yang lebih tinggi.
  • (b) Hadiah Posting Favorit
Selain sistem nilai ini, kualitas kontent atau artikel juga diperhitungkan, dan ini merupakan hak prerogatif juri.
  • Selain sistem nilai di atas,akan diberikan pula penghargaan untuk posting favorit. Penilaian berdasar dari kualitas posting dan komentar yang timbul dari pembaca atas posting yang ditulis maupun share yang dilakukan pembaca posting tersebut.
Juri SEO CONIA 2011 :
  1. Riyeke Ustadiyanto – Tokoh dan Praktisi SEO Indonesia, blog: Seokita.com
  2. Fahmi Rizwansyah – Professional Internet marketers, Certified Advance Search Engine Marketing Skills by the Search Engine Academy in 2009
  • (c) Pajak Hadiah Ditanggung Pemenang
Note: sumber penulisan artikel dapat di adopsi di www.acerid.com (tidak dianjurkan untuk melakukan copy paste). Sebagai penutup dari postingan yang berjudul Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah, tidak lupa saya memberikan ucapan selamat berjuang bagi seluruh Blogger Indonesia khususnya yang ikut kontes SEO tersebut.
READ MORE -> Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah

Minggu, 12 Juni 2011

Opera Batak

Opera Batak diyakini bisa menjadi sumber ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara (Sumut). Sebab, ke depan akan ada fase dimana masyarakat rindu dengan hal-hal bersifat tradisional. Ketua Asosiasi Tradisi Lisan Perwakilan Sumut Prof Dr Robert Sibarani meyakini bahwa budaya dapat menjadi suatu basis ekonomi kreatif masyarakat. Untuk itu, Sumut harus mampu membuat Opera Batak menjadi basis ekonomi kreatif masyarakat.

Dia menjelaskan, saat ini basis perekonomian masyarakat sudah memasuki tiga fase. Pada fase tahun 1980-an, sumber ekonomi masyarakat fokus pada pertanian.Memasuki fase tahun 1990-an, kekuatan industri mulai terlihat dan menjadi sumber ekonomi. Dan, fase tahun 2000-an basis ekonomi masyarakat berfokus pada informasi dan teknologi. Suatu masa nanti, kata Robert, masyarakat pasti akan merindukan hal-hal yang menyentuh identitas budayanya sendiri. Apalagi saat ini di Indonesia terdapat 700 etnis.

Hal ini jelas dapat menjadi potensi untuk menjadi ekonomi kreatif masyarakat.” Ke depan akan ada faseselanjutnya,dimana masyarakat nantinya akan rindu dengan hal-hal yang bersifat tradisional. Untuk itu, kita harus segera memikirkan bagaimana budaya Batak bisa menjadi sumber ekonomi kreatif masyarakat ke depan,”ujarnyadi selasela diskusi Opera Batak Seni dan Budaya sebagai Ekonomi Kreatif Sumut dan nonton bareng yang digelar oleh Umatic Studio dan Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) dan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) di Medan, kemarin malam.

Opera Batak dulu sangat populer di kalangan masyarakat Sumut. Namun, seiring perkembangan zaman,Opera Batak mulai tergerus dengan munculnya beragam tontonan modern yang justru secara perlahan telah menggeseridentitasbudaya masyarakat Sumut itu sendiri. Menurut pencinta Opera Batak RE Nainggolan, untuk memajukan Opera Batak perlu segera dilakukan revitalisasi. ”Sebenarnya saya melihat PLOt sejak 2002 sudah berupaya untuk melakukan revitalisasi Opera Batak,namun revitalisasi ini masih berjalan lamban,” tandasnya.

Kondisi ini seharusnya dapat menjadi renungan bagi semua elemen masyarakat bagaimana mencari bentuk serta figur yang dapat melakukan peningkatan terhadap pertunjukan Opera Batak.”Kita bisa lihat Opera Van Java bisa begitu popular di kalangan masyarakat justruhanya digawangiolehempat orang personelnya,” papar mantan Sekda Provsu tersebut. RE menyebutkan, untuk melakukan revitalisasi Opera Batak ada dua upaya yang bisa dilakukan.

Pertama, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjadi pemain terbaik Opera Batak. Kedua, menata manajemen Opera Batak sehingga bisa menjadi hiburan yang menarik bagi masyarakat. ”Bagaimana mengemas Opera Batak menjadi hiburan yang menarik, untuk itu diperlukan manajemen,”ujarnya. Dia juga sependapat bahwa Opera Batak bisa menjadi ekonomi kreatif masyarakat.Ekonomi kreatif masyarakat merupakan upaya mengintensifkan ekonomi dan kreatif, dimana ide merupakan indikator utama. Dalam bidang-bidang ekonomi kreatif Opera Batak juga masuk di dalamnya. Sebab, ekonomi kreatif terdiri dari arsitektur, advertising dan berbagai pertunjukan.

”Opera Batak ini merupakan satupertunjukkandaninimerupakan bidang dari ekonomi kreatif.Saya yakin Opera Batak bisa kita bangkitkan kembali. Opera Batak tak kalah menariknya dengan Opera Peking yang sudah ada sejak 200 tahun yang lalu dan hingga sekarang masih populer, begitu juga Opera di Rusia dan Jerman,”tandasnya. Seorang penyair asal Sumut Saut Situmorang memiliki pandangan berbeda. Saut menyebutkan, masyarakat yang pintar harus memahami perspektif kesenian.

”Perspektif kesenian tidak bisa dipaksakan mengikuti perspektif pasar. Artinya, kesenian memiliki otonominya sendiri dan tidak bisa dipengaruhi oleh apa yang dimau oleh pasar.Jika orang tidak mengerti Opera Batak maka orang itu harus belajar, bukan pemain Opera Bataknya yang harus berupaya untuk membuat masyarakat mengerti akan Opera Batak yang dimainkannya,”tegas Saut. Saut menyebutkan, saat ini bukan lagi revitalisasi Opera Batak yang diperlukan, melainkan harus melakukan renaissanceatau melahirkan Opera Batak kembali.

”Opera Batak ini merupakan konsep yang luar biasa dan harus dipertahankan. Maka itu,yang harus dilakukan tidak hanya revitalisasi melainkan renaissanceterhadap Opera Batak,”pungkas Saut. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Opera Batak.
READ MORE -> Opera Batak

Objek dan tempat bernilai sejarah

Objek dan tempat bernilai sejarah perlu dilestarikan untuk dijadikan bukti proses terjadinya upaya perebutan dan usaha mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. Sayang, kondisi sebaliknya malah ditemukan di Kabupaten Labuhanbatu. Kurangnya perhatian pemerintah daerah setempat terhadap tonggak sejarah pejuang terlihat dari tidak terawatnya Tugu Juang 45 Labusona, Kecamatan Rantau Selatan. Hal inilah yang menggugah hati Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI AY Nasution untuk melihat langsung tugu tersebut. Jenderal bintang dua ini didampingi Dandim 0209/ Labuhanbatu Letkol Inf Abdi Iman Sakti Zebua dan Bupati LabuhanbatuTigor Panusunan Siregar.

Selama ini, kondisi Tugu Juang 45 sangat memprihatinkan. Tapi saat rombong datang kemarin, tugu ini tampak lebih rapi. Untuk menempuh lokasi yang berjarak sekitar 300 meter dari perempatan Jalan M Said, Jalan Lobusona dan Jalan Tugu Juang 45 Lobusona, rombongan harus rela melintasi kondisi infrastruktur jalan yang rusah parah karena tidak pernah disentuh perbaikan. Sejatinya, kawasan Tugu Juang 45 Lobusona yang berada persis di lereng Bukit Barisan memiliki panorama alam sungguh menakjubkan, karena dikelilingi pemandangan Bukit Barisan.

Jika kondisi itu dikelola pemerintah setempat dengan baik, tentu bisa menjadi daerah tujuan wisata menarik. Tapi sayang, monumen yang diharapkan dapat menjadi bukti sejarah perjuangan pada masa lalu itu kini tampak ”terabaikan” seiring kurangnya perawatan. Akibatnya, tangan-tangan vandalisme dengan leluasa mempreteli seluruh pagar besi sebagai simbol bambu runcing yang mengelilingi bangunan tersebut. Tak hanya itu,sejumlah besi yang terdapat di bagian atap bangunan itupun ikut raib diambil oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

”Saya setiap kali ceramah berkeliling, saya selalu mengimbau supaya tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji seperti itu (mencuri),” kata Mayjen AY mengomentari hilangnya seluruh pagar besi Tugu Juang 45 Lobusona. Dia mengaku sengaja mendatangi Tugu Juang 45 Lobu Sona karena dorongan ingin mengetahui bagaimana sejarah perjuangan di Labuhanbatu. Apalagi orang tuanya pernah bertugasdiKabupatenLabuhanbatu di zaman penjajahan Belanda. Sebab, sang ayah yang juga anggota TNI sempat menjadi pejuang di daerah ini sebelum bertugas di Kota Medan.

Dari kunjungannya itu AY Nasution memperoleh informasi keberadaan orang tuanya yang turut berjuang semasa penjajahan Belanda di kawasan Labuhanbatu. Sebagai bukti sejarah,foto sang ayah masih terpampang di dalam gedung Tugu Juang 45. Pihak DHC BP Kejuangan 45 Labuhan batu sebagai pengelola tempat itu telah berupaya melakukan pelestarian. Seiring dengan pembangunan satu unit rumah bagi penjaga yang ditugaskan merawat Tugu Juang. Namun, minimnya pengalokasian dana dari pemerintahan setempat menyebabkan perawatan terbengkalai. Meski demikian, kondisi sekarang dinilai sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Dimana sempat tidak terawat sama sekali karena kurangnya perhatian kepala daerah. Ketua DHC BP Kejuangan 45 Labuhanbatu Bahari Hasibuan mengatakan,untuk merawat banguan Tugu Juang 45 membutuhkan dana minimal Rp1 juta per bulan. ”Ini sudah bulan enam (belum cair). Apa dapat, apa tidak lagi bantuan saya tidak tahu, namanya bermohon, dikasih syukur nggak dikasih juga tidak apa-apa.Inipun dibersihkan karena kedatangan Aster supaya tidak memalukan kita,” keluh Bahari yang disambut tawa oleh pengunjung.

Sementara itu,Bupati Labuhanbatu Tigor Panusunan Siregar mengatakan, kedatangan Mayjen AY Nasution setidaknya bisa dijadikan sebagai nostalgia dengan para pejuang 45 yang hanya tinggal sedikit di Labuhannbatu. ”Begitu juga Bapak Mayjen AY Nasution, ini menjadi nostalgia karena gambar orang tuanya masih terpampang di jejeran foto ini,”ungkap bupati sembari menunjuk foto-foto perjuang di gedung itu. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Objek dan tempat bernilai sejarah.
READ MORE -> Objek dan tempat bernilai sejarah

Angin puting beliung merusak puluhan rumah

Angin puting beliung merusak puluhan rumah warga di Desa Klumpang Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Jumat (10/6) malam. Kejadian yang menimpa tiga dusun, yakni Dusun XVI Klumpang Kampung, Dusun XVII Klumpang Kebon, serta Dusun XVIII Payabakung itu juga menghancurkan fasilitasfasilitas umum, seperti puskesmas, masjid, tiang listrik, dan gedung sekolah dasar (SD). Dua warga Dusun XVI Klumpang Kampung dilaporkan terluka akibat kejadian ini, yakni Hardinata,18, dan Irawadi, 42. Berdasar pantauan media, atap rumah warga yang terbuat dari seng dan rumbia terlihat berserakan.

Seorang warga Dusun XVI Klumpang Kampung Kasiman, 69, mengatakan,angin puting beliung datang Jumat malam disertai hujan deras hingga membuat aliran listrik padam.” Semua warga tidak mau ambil risiko dan memilih bertahan di dalam rumah selama sejam lebih sampai puting beliung berlalu,” sebutnya kepada media emarin. Kepala Desa Klumpang Kampung Ismanto mengaku kejadian seperti ini baru pertama kali menimpa kampung itu.Kerusakan akibat angin puting beliung itu cukup parah. Menurut catatan sementara, terdapat 10 rumah yang rusak berat hingga rata dengan tanah.

Sedangkan 45 rumah lainnya mengalami rusak sedang dan ringan. ”Tetapi tidak ada korban jiwa. Hanya dua warga yang mengalami luka ringan.Kedua korban saat ini sudah beristirahat di rumah tetangga. Hanya luka di bagian tangan dan punggung akibat tertimpa kayu,”tuturnya. Mengenai bantuan, kemarin sudah mulai masuk, seperti mie instant, beras, teh kotak dan gula. Bantuan datang dari seorang kader partai politik bernama Wagirin. Ismanto menambahkan, untuk sementara warga yang rumahnya hancur menginap di rumah tetangga atau di pos bantuan yang sudah disediakan.

”Kita akan membangun posko lagi apabila posko yang tersedia tidak mencukupi untuk menampung warga,”tuturnya. Camat Hamparan Perak Faisal Arif terus memantau warga paska terjadinya puting beliung. ”Masih banyak rumah warga dan infrastruktur lain yang belum terdata. Kita akan terus berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk memonitoring berapa jumlah kerusakan akibat bencana ini,”ujarnya. Rencananya, hari ini pihaknya bekerja sama dengan Koramil XII Hamparan Perak akan melakukan gotong-royong untuk mempercepat dan menata kembali beberapa rumah warga yang hancur.

Secara terpisah,Kepala Stasiun BMKG Maritim Belawan Sampe Simangunsong mengimbau kepada warga di Kecamatan Hamparan Perak agar tetap mewaspadai datangnya puting beliung. Karena di daerah tersebut saat ini sangat berpeluang terjadi puting beliung yang mengakibatkan kerusakan cukup parah. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Angin puting beliung merusak puluhan rumah.
READ MORE -> Angin puting beliung merusak puluhan rumah

Petani cabai merah

Petani cabai merah di Kota Padangsidimpuan mengeluhkan penurunan harga komoditas ini sejak beberapa bulan terakhir. Pasalnya harga jual saat ini jauh dibanding dengan biaya yang harus mereka keluarkan. Saat ini, harga cabai di tingkat petani hanya sekitar Rp3.000 per kilogram (kg), dan di tingkat pedagang eceran mencapai Rp8.000 per kg. Rosmawar Harahap,55, seorang petani cabai di Desa Gunung Hasahatan, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan mengatakan, penuruan harga cabai itu sudah dirasakan sejak dua bulan terakhir.

Padahal, sebelumnya harga cabai di tingkat petani mencapai Rp40.000 per kg.“Namun sekarang ini hanya bisa dijual dengan harga Rp3.000 setiap kilonya,” katanya kepada media, kemarin. Kondisi ini jelas menyulitkan dirinya karena biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan pendapatan. Dia mengaku harus mengeluarkan modal minimal Rp3 juta untuk massa tanam hingga penen. Dijelaskannya, untuk perawatan, dia harus melakukan pemupukan empat kali dalam sebulan.

Jadi, dalam kurun waktu tiga bulan dia harus memupuk sebanyak 12 kali.Setiap pemupukan dia harus mengeluarkan biaya sedikitnya Rp50.000. Biaya akan semakin bertambah seiring dengan usia tanaman. Dia juga harus melakukan penyemprotan dua kali dalam sepekan.“Kami saat ini sudah malas untuk memanen cabai karena harganya murah,” ungkapnya.“Apabila kondisi ini terus berkelanjutan kami malas bertanam cabai lagi,”lanjut ibu empat anak itu.

Sementara itu, petani cabai lainnya Amir Hamzah mengaku mengeluarkan biaya untuk bertanam cabai sebanyak 3.000 batang sekitar Rp18 juta. Jika dibandingkan dengan harga saat ini, jelas dia tidak akan mendapatkan untung dari bertani cabai. Untuk satu batang cabai, biaya yang harus dia keluarkan bisa mencapai Rp5.000,itupun dengan kondisi minim perawatan.“ Jika harganya hanya Rp3.000, maka setiap batangnya para petani mengalami kerugian Rp2.000,”ucapnya.

Dijelaskannya, banyaknya cabai yang masuk dari luar daerah ke Sidimpuan menjadi salah satu penyebab penurunan harga, karena stok cabai di Kota Padangsidimpuan semakin menumpuk.“Teorinya, barang banyak, permintaan sedikit, maka harga akan turun,” ungkapnya. Terpisah, Basrah, 40, seorang pedagang cabai di Pasar Sangkumpal Bonang mengakui, sejak anjloknya harga cabai, pasokan cabai yang akan dijual terpaksa harus dikurangi, karena dia takut tidak ada pembeli.

Saat ini, harga jual cabai hanya Rp8.000 per kg, sedangkan sebelumnya mencapai Rp50.000 per kg. Dia berharap kondisi ini tidak berlangsung lama, karena dapat mengakibatkan kerugian besar bagi pedagang dan petani. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Petani cabai merah.
READ MORE -> Petani cabai merah

Menolak hasil verifikasi ulang dukungan partai politik

Sebelum saya menulis artikel ini, terlebih dahulu Blog SEO Blogger Blogspot akan memberikan sundulan untuk keyword Blogger Indonesia, terima kasih. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menolak hasil verifikasi ulang dukungan partai politik (parpol) kepada pasangan calon yang dilakukan KPU Tapanuli Tengah (Tateng) lantaran tidak mendapat akses dalam tahapan tersebut. KPU Sumut dan Bawaslu memiliki penilaian jika pasangan Albiner Sitompul – Steven Simanungkalit tidak memenuhi syarat dukungan parpol.

Berbeda dengan hasil verifikasi ulang KPU Tapteng yang pada akhirnya meloloskan pasangan yang sempat mereka anulir tersebut. Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution mengatakan, dalam sidang lanjutan sengketa Pilkada Tapteng di Mahkamah Konstitusi (MK),pihaknya sudah memberikan pernyataan dan laporan mengenai tahapan verifikasi ulang terhadap seluruh dukungan parpol.

Secara tegas KPU Sumut tidak dapat memberikan penilaian atas kebenaran verifikasi yang dilakukan KPU Tapteng. “Karena, KPU Sumut tidak dilibatkan sama sekali, bahkan diabaikan,”kata Irham di Medan, kemarin. Saat ini sidang putusan sengketa Pilkada Tapteng masih menunggu hasil putusan dari MK setelah sebelumnya digelar sidang pasca putusan sela yang dilakukan 27 Mei lalu. Berdasarkan agenda di MK, pembacaan putusan belum dijadwal.

Ketika disinggung mengenai hasil verifikasi ulang KPU Tapteng yang meloloskan pasangan Albiner – Steven, dalam penilaiannya KPU Sumut menyatakan ada empat parpol pengusung pasangan tersebut, yakni Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK),Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PDKI), tidak sesuai dengan peraturan perundang- undangan.

Khususnya Undang-Undang No 32/2004 tentang Pemerintah Daerah, penjelasan Pasal 59 ayat (5) huruf a, junto Pasal15 ayat (1), Pasal 40 ayat (1), dan Pasal 61 Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2010 tentang PedomanTeknisTata Cara Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Hal yang sama juga dikatakan anggota Bawaslu Wirdianingsih yang tidak bisa memberikan penilaian kebenaran atas hasil verifikasi.

Meskipun dalam proses verifikasi ulang KPU Tapteng telah melibatkan Panwas Tapteng, namun saat itu sifatnya hanya jadi saksi proses dan tidak memberikan penilaian atas hasil verifikasi. “Bawaslu tidak bertanggung jawab atas keputusan yang diambil KPU Tapteng itu,”kata Wirdianingsih. Bawaslu juga berpendapat kalau pasangan Albiner-Steven berdasarkan hasil penelitian mereka tidak memenuhi syarat minimal dukungan.

Dukungan parpol yang memenuhi syarat, menurut mereka, justru pasangan Effendy Pohan-Hotben Gultom yang sebelumnya juga dibatalkan pencalonannya. Anggota KPU Tapteng Firman Lubis mengatakan,KPU Sumut dan Bawaslu bukan lembaga yang ditugasi untuk melakukan verifikasi ulang. Bahkan tidak jelas bagaimana teknis pengawasan yang harusnya dilakuakn keduanya. Untuk itu, pihaknya hanya melibatkan Panwas Tapteng dalam verifikasi. “Bagaimana ceritanya mereka menolak? yang memverifikasi kami (KPU Tapteng) dan diawasi Panwas,”ujar Firman.

Ditegaskannya, apapun yang menjadi penilaian akhir ada di tangan MK, baik itu apakah pasangan Albiner-Steven dianggap memenuhi syarat seperti yang mereka verifikasi atau sebaliknya. Pihaknya hanya menyerahkan permasalahan tersebut ke MK melalui putusan akhirnya terkait Pilkada Tapteng. Sebagai penutup, Blog SEO Blogger Blogspot akan memberikan sundulan untuk keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.
READ MORE -> Menolak hasil verifikasi ulang dukungan partai politik

Minggu, 05 Juni 2011

Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran

Blogger Indonesia ~>> Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) kembali merilis anggaran pendidikan pemerintah. Untuk tahun ini, FITRA menemukan adanya perbedaan yang signifikan alokasi anggaran untuk perguruan tinggi dan pendidikan dasar.

Menurut Kordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, kebijakan anggaran Kementerian Pendidikan Nasional untuk tahun 2011 ternyata lebih mengutamakan pendidikan tinggi daripada pendidikan dasar, menengah atau pendidikan anak usia dini, non formal, dan informal.

Uchok memaparkan, pada tahun anggaran 2011 ini, anggaran kepada satuan kerja Ditjen pendidikan tinggi sebesar Rp28 triliun. Sedangkan, untuk Ditjen pendidikan dasar hanya dialokasikan sebesar Rp12 triliun; Ditjen pendidikan menengah dialokasikan sebesar Rp5 triliun, dan Ditjen pendidikan anak usia dini, non formal, dan informal dialokasikan sebesar Rp2,9 trilun.

"Alokasi anggaran untuk ditjen pendidikan tinggi sebesar Rp28 triliun menodai rasa keadilan bagi pendidikan dasar dan menengah," kata Uchok dalam keterangan persnya yang diterima media. Senin, 6 Juni 2011.

Dia menambahkan, jumlah perguruan tinggi di indonesia masih sangat sedikit untuk setiap provinsi. Apalagi, menurutnya, jumlah mahasiswa seluruh indonesia hanya sebanyak 4,8 juta orang. Tetapi, pemerintah melalui APBN 2011 telah mengalokasi anggaran sebesar Rp28 triliun.

"Sedangkan untuk pendidikan dasar dan menengah, dimana jumlah siswa lebih banyak dibandingkan dengan mahasiswa," ujarrnya.

Menurut data FITRA, jumlah siswa SD berjumlah 27.384.329 orang; jumlah siswa SMP sebanyak 8.980.429 orang; jumlah siswa SMA sebanyak 3.857,245 orang. Dan jumlah siswa SMK sebanyak 3.094.051 orang. Kalau dijumlah siswa antara SD, SMP, SMA, dan SMK, maka jumlah seluruhnya siswa sebanyak 43.316.054 siswa.

"Dengan demikian, dari kebijakan anggaran seperti ini, berarti pemerintah telah mentelantarkan pendidikan dasar dan menengah, dan memanjakan perguruan tinggi," tegas Uchok.

Karena itu, FITRA mendesak Komisi X DPR, harus berani untuk memprioritas kebijakan anggaran yang berpihak kepada pendidikan dasar, dan menengah bukan pendidikan tinggi. "Dan ini artinya, alokasi anggaran untuk perguruan tinggi harus diturunkan, dan alokasi anggaran untuk pendidikan dasar dan menengah harus dinaikan pada tahun anggaran 2012 ini," harapnya.

Salah Paham

Namun, Kepala Pusat Informasi Kemendiknas, Ibnu Hamad membantah data yang dirilis oleh FITRA. Dia menegaskan, sebenarnya anggaran untuk pendidikan dasar tidak berkurang. Hanya saja, anggaran dari pemerintah pusat langsung dialokasikan ke pemerintah daerah.

"Cara membacanya FITRA salah, dana untuk pendidikan dasar sebenarnya tetap besar. Karena sekarang pengelolaan anggaran tidak hanya di Kemendiknas," jelas Ibnu.

Sedangkan untuk anggaran perguruan tinggi, juga sebenarnya tidak besar. Sebab, dalam anggaran itu juga untuk program-program lain bagi mahasiswa yang tidak mampu. "Seperti ada program Bidik Misi, itu bagi mahasiswa yang kurang mampu, anggarannya sebesar Rp500 per bulan. Nah, program itu sudah berjalan sejak tahun lalu (2010)," terangnya.

Untuk itu, agar masyarakat tidak salah paham, sebenarnya anggaran untuk pendidikan dasar tidak menurun. "Sekali lagi, sebetulnya tidak rendah. Karena anggaran untuk pendidikan dasar langsung diberikan ke pemerintah daerah," tegasnya. Demikian catatan online SEO Blogger Blogspot yang berjudul Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran.
READ MORE -> Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran

Sabtu, 04 Juni 2011

Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo

Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo memberikan peringatan kepada pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk tidak menambah hari libur. Libur panjang yang diberikan pemerintah selama empat hari dinilai cukup panjang.

PNS yang tidak masuk kerja pada Senin (6/6) mendatang tanpa alasan jelas, akan mendapat sanksi tegas,mulai dari teguran, pengurangan penilaian DP3, penundaan kenaikan pangkat, hingga penundaan kenaikan gaji berkala. “PNS dalam lingkup Pemkab Gowa silakan menikmati liburan panjang, tetapi dengan catatan liburan tidak boleh ditambah lagi.

Jika ditambah, maka akan mendapat sanksi,” ujar Ichsan Yasin Limpo melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gowa Arifuddin Saeni, kemarin. Cuti bersama bagi PNS berlaku sejak Kamis (2/6) lalu. Namun, khusus untuk guru dan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, mereka tetap masuk pada Jumat (3/6) kemarin.

Arifuddin Saeni mengungkapkan , sebagai tindak lanjut warning yang dikeluarka Bupati tersebut, Senin mendatang Bupati akan melakukan pemeriksaan secara langsung pada staf yang masuk kantor pada saat upacara bendera. Selain itu, setiap pimpinan SKPD diberi tanggung jawab mencatat stafnya yang tidak hadir.

“Penegasan ini dilakukan Bupati agar pelayanan kepada masyarakat berjalan sebagaimana yang diharapkan.PNS punya tanggung jawab moral sehingga tidak perlu lagi menambah liburannya,”pungkasnya. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo.
READ MORE -> Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo
 
 
Copyright © 2015 SEO Blogger Blogspot All Rights Reserved
Hari Agustomo Nugroho